Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran Plaza Ramayana Aksara, Api Muncul dari Kios yang Tutup

Erie Prasetyo , Jurnalis-Selasa, 12 Juli 2016 |22:25 WIB
Kebakaran Plaza Ramayana Aksara, Api Muncul dari Kios yang Tutup
Kebakaran di Ramayana Aksara Medan (Erie Prasetryo/Okezone)
A
A
A

MEDAN – Kebakaran besar yang terjadi di Plaza Ramayana Aksara diduga berasal dari salah satu kios pakaian yang tutup.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa kebakaran pertama sekali menggegerkan para pedagang dan pengunjung di lantai 2.

Seorang pedagang kain di lantai 2, Hermanto (45), yang pertama sekali mengetahui adanya kebakaran di antara kios sesama pedagang di sana.

Hermanto dan pedagang lain melihat kepulan asap hitam muncul dari salah satu kios pakaian di Blok 6 Lantai 2 yang tengah tutup alias pemiliknya sedang tak berjualan lantaran masih dalam suasana Lebaran.

"Saya lagi duduk di depan kios baju saya. Kemudian saya lihat, asap muncul dari kios Mak Eben yang sedang tutup. Lalu saya dan teman saya sesama pedagang berusaha mendobrak pintu kiosnya dan melihat kulkas yang berisi jualan minuman milik Mak Eben yang terbakar serta merembet di sekelilingnya. Saya sempat siram pakai botol aqua karena panik dan api sudah membesar," kata Hermanto Selasa, (12/7/2016).

Api diduga keluar dari kulkas di kiosk arena terjadi korsleting listrik. "Dari kulkas itu apinya berasal. Enggak tahu kita kenapa bisa terbakar. Aku rasa korsleting listrik yang membakar kabel kulkas. Para pedagang lain langsung berkemas dan berlarian menyelamatkan barang masing-masing. Soalnya asap sudah banyak dan api mulai membesar," jelasnya.

Hal serupa juga dikatakan beberapa pedagang pakaian di lantai dua. Mereka menduga bahwa api muncul akibat arus pendek listrik.

"Iya memang apinya dari kios Blok 6 itu. Saya tahu, kalau pemilik kios di Blok 6 itu punya kulkas dan jualan minuman juga selain jualan pakaian anak. Saya pun terkejut pas lagi jualan. Kami semua berlarian. Kami sudah hubungi pihak PD Pasar, tapi lama datangnya. Baru pertama kali ini sejak saya berjualan selama 8 tahun di situ," kata Eka.

Belum ada korban jiwa atas insiden tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran yang meludeskan 738 kios pedagang tersebut ditaksi mencapai puluhan miliar rupiah.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement