Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tujuh Desa Terkena Dampak Abu Vulkanik Gunung Dukono

Antara , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2016 |11:15 WIB
Tujuh Desa Terkena Dampak Abu Vulkanik Gunung Dukono
Gunung Dukono (Foto: halmaherautara.com)
A
A
A

TERNATE - Sedikitnya tujuh desa di Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terkena dampak abu vulkanik erupsi Gunung Dukono sejak Minggu kemarin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara Hernefer Tjandua ketika dihubungi mengatakan ketujuh desa tersebut yaitu Gorua Selatan, Gorua Utara, Popilo, Mede, Ruko, Kokota Jaya dan Luari.

Abu vulkanik sudah mengguyur Kecamatan Tobelo Utara sejak sebulan yang lalu, namun guyuran abu vulkanik yang terparah terjadi akhir pekan lalu.

Hernefer meminta warga tidak beraktivitas atau keluar rumah karena tebalnya guyuran abu vulkanik dan warga yang keluar rumah harus menggunakan masker dan penutup muka.

"Abu vulkanik yang mengenai mata terasa perih dan mengganggu pernapasan, sehingga warga diminta untuk waspada," katanya, Senin (8/8/2016).

Gunung Dukono, Halmahera Utara masih terus menyemburkan debu vulkanik dengan ketinggian mencapai 2.000 kaki dari permukaan air laut sementara status gunung masih waspada level II.

Menurut Hernefer, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halut telah membagikan masker kepada masyarakat yang wilayahnya terkena dampak abu gunung.

"TRC masih melakukan pembagian masker dan sementara distribusi masker, tetapi, belum bisa dipastikan berapa jumlahnya pasalnya masih dilakukan pemberian bantuan masker," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dukono Irwan ketika dihubungi menyatakan semburan abu vulkanik Gunung Dukono ini mencapai di atas 900 sampai 950 meter dari kawah gunung itu dengan arah angin ke bagian timur hingga utara.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement