Ritual Seren Taun menurut keterangan Abah Usep sudah berlangsung kurang lebih 700 tahun. Hingga kini, tradisi leluhur itu terus dijaga guna menjaga warisan budaya Banten Kidul.
Ia menjelaskan, masyarakat Kasepuhan Cisungsang tidak alergi dengan arus modernisme yang dewasa ini menjadi sesuatu yang tidak bisa ditampik. Kendati demikian masyarakat adat tidak lupa dan tetap memegang teguh budaya leluhur terbukti dari diadakannya Seren Taun setiap tahunnya.
"Kita tidak akan pernah bisa menampik modernisasi, oleh karena kita tidak alergi dengan itu maka Cisungsang menjadi daya tarik tersendiri baik ditingkat nasional bahkan dunia," tuturnya, Minggu (28/8/2016).
Untuk itu, masyarakat Cisungsang berbeda dengan Suku Baduy yang menghidupkan tradisinya dengan tidak membuka keran budaya lain untuk masuk ke dalam lingkup budaya mereka.
Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno mengungkapkan budaya adat Banten Kidul merupakan aset yang dimiliki oleh Banten dengan segala kekhasannya.