"IJTI mendorong Pangab dan Kasau mengambil tindakan tegas terhadap anggotanya yang melakukan tindak kekerasan. Dengan demikian, lomba foto dan video "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan profesional" sesuai tema lomba. Bukan malah sebaliknya," tegas Budiman.
IJTI Sumut dan IJTI Pusat sedang mengumpulkan bukti video terkait kekerasan yang dilakukan TNI AU Lanud Soewondo Medan saat terjadi aksi demo warga Sari Rejo.
"Kami meyakini, hasil rekaman kamera dari korban Andri Safrin dari MNC Media dapat bercerita bagaimana keganasan oknum TNI AU saat kejadian. Tetapi naifnya, kamera korban berikut hasil rekaman itu tidak dikembalikan pihak TNI AU. Hanya dompet dan HP," sebut Budiman.
Pengda IJTI memiliki rekaman video di salah satu masjid yang menggambarkan aksi kekerasan oknum TNI AU. "Tim terus bekerja mencari dan mengumpulkan rekaman video," ujar Budiman.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.