NUSA CENINGAN – Gede Sulianta (34) dan Ketut Wirati (30) hanya terdiam serta menahan air mata saat menyaksikan dua anaknya terbujur kaku di dalam keranda jenazah. Dua anaknya yang masih di bawah umur tewas dalam insiden ambruknya jembatan penghubung antara Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan.
Ketika itu Sulianta bersama keluarga kecilnya tengah menuju Pura Bakung Ceningan untuk melakukan upacara odalan. Dia membawa serta tiga anaknya yakni NPKD (9), NKM (6), dan yang paling kecil bernama KGB.
Mereka berangkat ke Pura Bakung di Pulau Nusa Ceningan menggunakan sepeda motor dari kediamannya di Jungut Batu Nusa Lembongan, kemudian memarkirkan motornya di bagian utara jembatan dan berjalan kaki menuju jembatan. Sulianta ketika itu menggendong anaknya yang paling kecil.
Lalu dua anaknya tersebut jalan tepat di depannya beserta sang istri Wirati. Ketika mereka berada di tengah jembatan, tiba-tiba jembatan itu ambruk dan sempat mengeluarkan suara.
"Pas kita menyeberang, itu pas di pertengahan macet karena ada motor yang lalu lalang. Pas di macet itu langsung ‘bruk’, kita itu sudah di laut," tutur Sulianta di Nusa Ceningan, Senin (17/10/2016).