KISAH: Gagal di Amerika, Pria Inggris Sebar Demam Emas di Australia

Rifa Nadia Nurfuadah, Okezone · Rabu 08 Februari 2017 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 07 18 1611802 kisah-gagal-di-amerika-pria-inggris-sebar-demam-emas-di-australia-nchunJ42h5.jpg Ilustrasi: emas batangan. (Foto: Reuters)

DEMAM emas California adalah salah satu momen yang turut membentuk sejarah Amerika. Semua bermula pada Januari 1848, ketika seorang pria, James Marshall, menemukan serpihan emas di Sungai Amerika, dekat Coloma (saat ini adalah kawasan utara Sacramento).

Kabar tentang penemuan emas di Sungai Amerika pun cepat menyebar. Tetapi orang-orang masih setengah tak percaya. Barulah ketika Sam Brannan berjalan di sekitar San Fransisco dengan botol berisi emas debu emas, mereka mulai memercayai kabar itu. Sontak, puluhan ribu orang eksodus ke California untuk mencari logam mulia. Hanya kurang dari dua tahun, lebih dari 100 ribu imigran menetap sebagai penambang emas di sana.

Kabar tentang keberadaan emas di sekitar Sungai Amerika terus menyebar. Kelompok-kelompok pencari emas pun datang dari penjuru dunia seperti Meksiko, Peru, Cile, China, Eropa dan Australia.

Pria Inggris, Edward Hargraves, termasuk salah satu pencari emas yang mencoba peruntungan di Sungai Amerika. Apa nyana, kompetisi yang amat keras antarpara pencari emas membuatnya tak mengantongi apa pun. Upayanya menambang emas selama dua tahun berakhir gagal.

Selama di California, Hargraves bertemu banyak pencari emas yang mengajarinya berbagai teknik menambang; seperti penggalian, pendulangan dan penyaringan. Ia juga berdiskusi dengan mereka tentang kesamaan geografis antara dataran California dengan belahan barat dunia seperti New South Wales, Australia. Mereka menyimpulkan, kedua tempat tersebut amat mirip. Kesimpulan ini mendorong Hargraves memercayai bahwa ia berpeluang menemukan emas di Australia.

 

Edward Hargraves. (Foto: Vintage News)

Ketika bertolak ke Benua Kanguru pada 1851, Hargraves mengumumkan niatnya mencari emas. Kali ini, ia amat meyakini akan meraih sukses. Namun, banyak orang tak memercayainya, terutama mereka yang kembali dari California dengan tangan kosong.

Hargraves mengabaikan mereka dan mulai mendulang emas di Bathurst, New South Wales. Ia tak sendiri. Tom bersaudara dan rekannya John Lister turut serta. Dan, ya, mereka berhasil menemukan emas pertama di Australia.

Edward Hargraves melaporkan temuannya kepada otoritas di Sidney, serta mengarahkan mereka pada lokasi tambangnya. Ketika geolog pemerintah mengonfirmasi keberadaan emas di area tersebut, Hargraves dihadiahi 500 poundsterling. Saat kembali ke Bathurst, Hargraves menamai kawasan paling kaya kandungan emasnya dengan 'Ophir'. Nama ini merujuk sebutan Injil untuk Kota Emas.

Tak lama, demam emas di Australia pun merebak.

Berita tentang emas di Bathurst cepat menyebar. Seperti yang terjadi di California, orang-orang pun berbondong-bondong ke ladang emas tersebut. Pada 1852, tak terhitung berapa imigran tiba di Australia. Di periode ini pulalah perekonomian negara persemakmuran Inggris itu meledak.

Bathurst bukanlah satu-satunya tempat yang penuh kandungan emas. Ballarat dan Bendigo, kawasan di Victoria pusat juga kaya akan logam mulia juga. Victoria pun dilimpahi kemakmuran. Produksi emas di sana menyumbang sepertiga dari total produksi emas dunia pada waktu itu. Di saat yang sama, populasi Australia bertambah besar, dari 430 jiwa pada 1851 menjadi 1,7 juta jiwa pada 1871.

Lukisan Eugene von Guerard menggambarkan suasana 'kota' Ballarest beberapa tahun setelah penemuan emas di lokasi itu. (Foto: Vintage News)

Edward Hargraves menerima berbagai hadiah mahal atas penemuannya. Ia mengantongi 10 ribu poundsterling dan dana pensiun 250 poundsterling. Hargraves juga menjadi figur publik dan menikmati ketenarannya. Sebagai pencari emas yang sukses, Hargraves mengunjungi Inggris pada 1853-1854, bertemu dengan ratu serta menjalani hidup penuh kemewahan. Pada 1855, Hargraves menerbitkan buku "Australia and its Gold Fields."

Saat kembali ke Australia, kekayaannya menyusut 3.000 poundsterling. Ia mebangun rumah di Norah Head, sepenuhnya dari kayu cedar, dan meneruskan gaya hidup mewahnya. Namun, pada awal 1860-an, ia jatuh bangkrut. Pria penemu emas ini justru meninggal dalam kemiskinan pada 1891.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini