Image

Siti Aisyah, Tersangka Pembunuh Kakak Tiri Kim Jong-un Pernah Tinggal di Jakarta Barat

Agregasi Jawapos.com, Jurnalis · Jum'at, 17 Februari 2017 - 10:28 WIB
Siti Aisyah, diduga pelaku kedua pembunuhan Kim Jong-nam. (Foto: Jawa Pos/CCTV) Siti Aisyah, diduga pelaku kedua pembunuhan Kim Jong-nam. (Foto: Jawa Pos/CCTV)

JAKARTA - Kematian Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un, menyeret nama perempuan asal Indonesia, Siti Aishah. Belum jelas apakah pelaku kedua yang ditangkap memang WNI bernama Siti ini atau bukan. Sebab bisa saja dia memakai data palsu.

Namun dari data diri yang termuat dalam paspornya, pihak imigrasi membenarkan adanya profil tersebut. Seorang wartawan Jawa Pos kemudian berhasil menelusuri jejak Siti Aisyah hingga ke mantan rumah majikan sekaligus orangtua suaminya.

Menelusuri jejak Siti Aisyah bukan perkara mudah. Masalahnya, nama yang dirilis pihak kepolisian Malaysia awalnya menyebut Siti Aishah, bukan Siti Aisyah. Oleh karena itu, ketika ditelusuri melalui data kependudukan di Serang, nama Siti Aishah tak ditemukan.

Beruntung, wartawan Jawa Pos Andra Nur Oktaviani yang berada di Malaysia bisa mendapatkan copy paspor warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di sebuah hotel di Ampang, Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis 16 Februari.

Rumah yang pernah ditinggali Siti Aisyah. (Foto: Jawa Pos)

Di paspor tersebut tertulis nama SITI AISYAH, kelahiran Serang (Jabar), 11 Februari 1992. Dari paspor itu pula diketahui alamat terakhir yang bersangkutan sebelum pergi ke negeri jiran. Dia pernah tinggal di Jalan Angke Indah, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dari situlah penelusuran jejak Siti Aisyah dimulai. Namun, alamat yang tersebut di paspor itu cukup sulit ditemukan. Pasalnya, alamat rumah tiga lantai tersebut ternyata berada di dalam gang sempit yang hanya bisa dilewati satu sepeda motor.

Setelah bertanya ke sana-kemari, Jawa Pos berhasil menemukan alamat rumah warna merah tersebut. Namun, rupanya, rumah berukuran sekitar 12 x 5 meter itu telah berpindah tangan. Rumah itu dulu adalah milik majikan Aisyah, Liang Kiong, tapi kini sudah menjadi milik orang lain.

’’Ini sekarang tempat konfeksi. Bos saya kontrak rumah ini sejak tiga tahun lalu,’’ kata Anas, 23, salah seorang pekerja di tempat itu, yang menemui wartawan.

1 / 5
  • TAG :

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming