Gazali mengatakan pihaknya juga mengkonfirmasi terkait interaksi warga binaan teroris ke warga binaan lainnya.
"Kata mereka, napi teroris itu ramah. Tapi kita belum tahu gimana yang jelas saya sebagai pamong tetap memantau dan memberikan pendekatan kepada mereka. Beberapa kali polisi dan BNPT datang mereka juga welcome. Malah bertanya kapan kami didatangani polisi dan BNPT lagi," katanya.
Ketiga napi teroris tersebut, terang Gazali tidak mengekslusifkan diri. Namun memang ada pada saat tertentu mereka memisahkan diri dari pergaulan antara warga binaan.
"Misalnya pada saat tarawih. Alasannya belum pernah saya tanyakan. Enggak bisa langsung frontal, harus pelan-pelan. Yang jelas yang pertama kali kita lihat sikap dan pandangan mereka terhadap napi lain. Kita harus step by step," tukasnya.
(Angkasa Yudhistira)