WASHINGTON – Nasib malang tengah menimpa pengelola sebuah peternakan ikan di Washington, Amerika Serikat (AS). Mereka harus mengalami kerugian besar setelah ribuan salmon Atlantik lepas dari penangkarannya.
Ikan-ikan itu berhasil kabur setelah jaring di tambak mereka jebol. Mereka diduga melarikan diri ke perairan Pasifik atau tepatnya di Kepulauan San Juan.
Sebelum jebol, ada sekira 305 ribu salmon di tambak itu. Perhitungan awal menunjukkan, sekira 4.000 hingga 5.000 ikan hilang. Namun pengelola peternakan masih harus menghitung lagi untuk memastikan berapa banyak ikan yang melarikan diri.
Pemilik peternakan Cooke Aquaculture mengatakan, tambak mereka jebol karena besarnya arus saat itu. Menurutnya, gerhana matahari total yang terjadi beberapa hari lalu di Amerika Serikat telah memicu pasangnya air laut dan membuat jaring robek.
Kini, para pekerja di lokasi tengah memperbaiki tambak yang rusak. Mereka melakukan berbagai cara agar ikan yang tersisa di tambak tidak menyusul teman-temannya.
"Kru peternakan yang ada di lokasi bekerja untuk menstabilkan pertanian dan memulihkan ikan sebanyak mungkin, bila kondisinya memungkinkan," ujar pemilik perusahaan yang berbasis di Kanada tersebut, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Kamis (24/8/2017).