"Kesepakatan itu memungkinkan Iran untuk melanjutkan penelitian dan pengembangannya, jadi kami telah memperbaiki basis teknologi kami. Jika kami memutuskan untuk meninggalkan kesepakatan, kami akan pergi dengan teknologi yang lebih baik," tambahnya.
Zarif mengatakan, saat ini pilihan yang dimiliki Iran bergantung pada bagaimana komunitas internasional menanggapi AS.
“Jika negara-negara Eropa bersama Jepang, Rusia dan China memutuskan untuk setuju dengan AS, maka perjanjian nuklir tersebut akan berakhir,” pungkasnya.
(Rahman Asmardika)