Berbicara di KTT OKI, Menlu Retno: Keputusan AS tentang Yerusalem Bisa Dorong Perdamaian Timur Tengah

Rufki Ade Vinanda, Okezone · Rabu 13 Desember 2017 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 13 18 1829945 berbicara-di-ktt-oki-menlu-retno-keputusan-as-tentang-yerusalem-dapat-dijadikan-dorongan-mewujudkan-perdamaian-timur-tengah-V6Y8BIBPrB.jpg Menlu Retno Marsudi. (Foto: EPA)

ISTANBUL - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI), Retno Marsudi berpidato dan membahas masalah Yerusalem dalam KTT Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki. Dalam pidatonya, Menlu Retno mengeluarkan sebuah seruan untuk para negara-negara peserta KTT OKI.

Sebagaimana dilansir dari Strait Times, Rabu (13/12/2017), Menlu Retno meminta agar keputusan Amerika Serikat (AS) atas status Yerusalem dijadikan sebagai momen untuk mendorong proses perdamaian di Timur Tengah (Timteng). Selain itu, perempuan kelahiran Semarang tersebut juga menyatakan, bahwa dengan keputusan itu, AS telah bertindak terlalu jauh.

BACA JUGA: Bahas Yerusalem dan Bela Palestina, Menlu Retno Terbang ke Yordania

"Indonesia akan bekerja untuk mendapatkan dukungan masyarakat internasional guna memberikan pengakuan dan kebebasan negara Palestina," ujar Menlu Retno.

Dalam pidatonya, Menlu Retno juga menegaskan dukungan jangka panjang kepada Palestina. Sebagaimana diketahui, pengakuan AS atas Yerusalem mendapat kecaman dari dunia internasional terutama negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

Menlu Retno dengan tegas meminta semua anggota OKI untuk membangun resolusi mengatasi polemik Yerusalem yang akan memberi dampak postif bagi warga Palestina.

BACA JUGA: Jelang KTT-LB OKI, Menlu Turki: Dunia Harus Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina

"Pengakuan Al-Quds Al-Sharif (nama lain untuk Yerusalem) sebagai Ibu Kota Palestina adalah satu-satunya solusi yang akan membawa perdamaian abadi di wilayah ini," tambahnya.

Diplomat asal Tanah Air itu diketahui tengah dalam pemberhentian kedua dalam turnya untuk mengumpulkan dukungan politik bagi Palestina. Menlu Retno dijadwalkan akan mengunjungi 3 negara yaitu Yordania, Turki dan Belgia. Sebelumnya Menlu Retno tiba di Yordania pada Senen 11 Desember dan berjumpa dengan Menlu Palestina, Riyad Al Maliki, dan Menlu Yordania, Ayman Safadi.

Turki menjadi negara kedua yang disinggahi sebelum Menlu Retno bertolak ke Belgia pada akhir pekan ini. Ia akan bertemu dengan perwakilan Uni Eropa untuk membicarakan masalah Yerusalem.

(rav)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini