Lukisan Mahal Pemicu Kritik
Kisah belum selesai sampai di sana. Pangeran Mohammed bin Salman ternyata menghabiskan uang senilai USD450 juta (setara Rp5,9 triliun) untuk membeli sebuah lukisan Leonardo da Vinci. Lukisan Yesus Kristus itu dibeli lewat saudara jauhnya, Pangeran Bader bin Abdullah bin Mohammed bin Farhan al Saud.
Menurut informasi komunitas intelijen Amerika Serikat (AS), Pangeran Mohammed memerintahkan Pangeran Bader untuk mengambil alih transaksi tersebut. Lukisan itu akan dipajang di Louvre Abu Dhabi, sebuah musim seni di Uni Emirat Arab (UEA).
(Lukisan Salvator Mundi karya Leonardo da Vinci. Foto: Twitter)
Pembelian lukisan berjudul ‘Salvator Mundi’ itu tak pelak menuai kritik dari sejumlah aktivis dan akademisi. Harga jual yang mencapai tiga kali lipat dari penawaran awal itu dianggap berlawanan dengan gencarnya operasi antikorupsi yang ironisnya dipimpin oleh Pangeran Mohammed bin Salman. Beberapa laporan menuding sang pangeran memanfaatkan operasi untuk pencucian uang.
“Berapa banyak uang yang dia miliki untuk membayar lukisan dengan harga seperti ini dan dari mana dia mendapatkannya? Apa aturan Islam mengenai jual beli semacam ini menurut ulama dari dua masjid suci?” kata aktivis hak asasi manusia dari Aljazair, Mohamed Larbi Zitout.
Selain tuduhan tersebut, muncul kritik lain terkait lukisan tersebut. Sebab, lukisan Salvador Mundi itu menggambarkan sosok seorang nabi yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Kecurigaan muncul karena Pangeran Bader tidak memiliki sumber dana yang diketahui publik sehingga tidak ada yang tahu bagaimana dia memperoleh uang untuk membeli lukisan. Apalagi, Pangeran Bader tidak pernah memiliki catatan sebagai seorang kolektor karya seni.
Berdasarkan pernyataan dari Kedubes Arab Saudi, Pangeran Bader adalah seorang pendukung dari Museum Louvre Abu Dhabi. Pada pembukaan museum 8 November lalu, sang pangeran diminta oleh Kementerian Budaya dan Pariwisata UEA untuk menjadi perantara pembelian lukisan tersebut.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.