Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tradisi Natal di Berbagai Negara, Enggak Jauh Beda dengan Indonesia

Hotlas Mora Sinaga , Jurnalis-Senin, 25 Desember 2017 |06:31 WIB
Tradisi Natal di Berbagai Negara, <i>Enggak</i> Jauh Beda dengan Indonesia
Perayaan Natal. (Foto: Getty Images)
A
A
A

7. Spanyol

Di Spanyol, malam Natal biasa disebut 'La Misa Del Gallo' atau Misa Ayam. Hal itu karena mereka yakin, seekor ayam jantan seharusnya berkokok pada malam hari sebelum Yesus lahir.

Sebelum kebaktian, masyarakat di sana biasanya menikmati 'Pavo Trufado de Navidad' atau kalkun dengan truffle (jamur). Sementara di wilayah barat laut Spanyol yang dikelilingi air, makanan laut menjadi pilihan.

(Foto: Getty Images)

'Feliz Navidad' adalah kata yang paling familiar di sana untuk mengucapkan Selamat Natal. Selain itu juga ada beberapa kata lainnya seperti 'Bon Nadal' untuk di Catalunya, 'Bo Nadal' di Galician, dan 'Eguberri on' di Basque.

Selain Natal, ada festival lain yang dirayakan pada 6 Januari di Spanyol yang masih berhubungan dengan kelahiran Yesus. Ini disebut Epiphany atau 'Fiesta de Los tres Reyes Mages', yang berarti Festival dari Tiga Raja Ajaib. Epiphany sendiri tentang kedatangan tiga para Raja Bijak yang membawa hadiah untuk bayi Yesus.

Dalam parade itu, tiga raja digambarkan semirip mungkin dengan kisah aslinya yakni datang menaiki unta. Ada unta tiruan, ada juga yang memakai unta sungguhan.

8. Finlandia

Orang Finlandia percaya bahwa Sinterklas tinggal di bagian utara Finlandia yang disebut Korvatunturi (atau Lapland). Surat-surat dari seluruh dunia untuk Sinterklas pun berdatangan ke wilayah sebelah utara Lingkaran Arktik itu.

Di sana, Sinterklas dipanggil Joulupukki yang berarti 'Kambing Natal'. Nama itu berasal dari kisah Kambing Yule yang bertobat dari tingkah jahat mencuri semua hadiah natal. Kambing Yule berubah nama jadi Joulupukki dan terus membagikan hadiah natal hingga posisinya digantikan Sinterklas.

Tidak hanya manusia, hewan-hewan di sana juga merayakan Natal. Seperti burung, merayakannya dengan memakan gandum yang digantung para petani.

Kebersihan rumah juga sangat diperhatikan saat tiga hari suci Natal pada 23-26 Desember. Yaitu Malam Natal, Hari Natal, dan Hari setelah Natal (Boxing Day).

9. Kanada

Karena begitu luas, Kanada dihuni banyak orang-orang dari berbagai latar budaya yang berbeda. Akibatnya, tradisi Natal juga campur aduk mulai dari pengaruh Prancis, Inggris, Irlandia, Skotlandia, Jerman, Norwegia, hingga Ukraina.

Meski begitu, satu tradisi yang umum dimiliki masyarakat di sana yaitu pesta kue kering. Setiap keluarga akan bertukar kue dengan saudara-saudaranya. Kue jahe dan kue keju biasanya yang paling diminati di sana.

Selain itu, orang-orang Kanada juga akan memakan permen 'Barley Candy' dan permen tulang ayam. Barley Candy biasanya berbentuk Sinterklas, rusa kutub, manusia salju, pohon dan simbol Natal lainnya. Sementara tulang ayam, berbentuk silinder seperti tulang ayam dengan rasa seperti kayu manis. Isinya akan meleleh di mulut dengan rasa cokelat susu krim.

(Rufki Ade Vinanda)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement