nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini "Chemistry" Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar

Oris Riswan, Jurnalis · Kamis 28 Desember 2017 08:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 28 525 1836728 begini-chemistry-dedi-mulyadi-dan-deddy-mizwar-BWm391wVJD.jpg Dedi Mulyadi (Foto: Okezone)

BANDUNG - Dedi Mulyadi kemungkinan akan berpasangan dengan Deddy Mizwar di Pilgub Jawa Barat 2018. Itu karena Partai Golkar dan Demokrat Jawa Barat sepakat menjalin koalisi. Keduanya tinggal menunggu 'restu' DPP masing-masing.

Duet Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar sendiri selama ini tidak pernah mencuat. Sebab, keduanya lebih banyak digadang-gadang sebagai kandidat calon gubernru (cagub).

Tapi, kans duo DM (inisial Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar) kini terbuka lebar dengan adanya koalisi tersebut. Keduanya tinggal selangkah lagi menjadi pasangan untuk maju di Pilgub.

(Baca Juga: Koalisi Reuni Dicolek Parpol Pendukung Ridwan Kamil agar Tak Main Isu SARA)

Disinggung soal chemistry antara dirinya dengan Deddy Mizwar, ia justru balik bertanya pada wartawan.

"Saya kalau bareng Deddy Mizwar ada chemistry enggak?" kata Dedi di Bandung, Rabu (27/12/2017) malam.

Ia lalu menggambarkan kekompakkan dirinya dengan Deddy Mizwar. Hal itu bisa terlihat saat Deddy Mizwar sempat datang ke Kantor DPD Golkar Jawa Barat beberapa waktu lalu. Saat itu, Deddy Mizwar dalam posisi ditinggalkan Gerindra, sedangkan Dedi Mulyadi tidak diusung Golkar.

Keduanya saat itu berkelakar akan membuat film bersama. Film itu menggambarkan dirinya dan Deddy Mizwar yang 'ditinggalkan' partai. Ia pun menggambarkan kebersamaan dirinya dengan Deddy Mizwar sebagai judul film.

"Kan waktu (Deddy Mizwar) ke Golkar mau bikin film ketinggalan kereta. Sekarang keretanya sudah balik ke stasiun. Judulnya berlabuh di hari Rabu," kelakar Dedi.

(Baca Juga: Dedi Mulyadi Sebut Golkar-Demokrat sebagai Koalisi Sejajar)

Sementara soal posisi cagub-cawagub, menurutnya tidak ada masalah. Siapa pun bisa diusung sebagai cagub atau cawagub. Yang terpenting adalh tujuan dan komitmen untuk membangun Jawa Barat.

"Konsep kita konsep pengabdian. Gubernur-wagub paket setara manakala keduanya bisa berbagi untuk menyelesaikan masalah, itu tidak lagi jadi problem, tidak lagi gontok-gontokan. Toh gubernur DM, wagub DM," jelas Dedi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini