Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Curiga Dihamili Pria Lain, Perut Lina Ditendang Suami hingga Bayinya Tewas

Badriyanto , Jurnalis-Senin, 08 Januari 2018 |19:04 WIB
Curiga Dihamili Pria Lain, Perut Lina Ditendang Suami hingga Bayinya Tewas
foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Nasib malang dialami Lina Rahmawati (21), perempuan yang sedang hamil tua, perutnya ditendang oleh suaminya sendiri Kasdi (21) karena curiga hamil dengan pria lain, bayi dalam kandungan yang tidak diakui sebagai darah dagingnya itu terpaksa lahir sebelum waktunya akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Metro Johar Baru Kompol Maruhum Nababan menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 4 Januari kemarin. Saat itu, pasangan suami istri (Pasutri) yang menikah pada 14 Juli 2017 silam itu sedang duduk lantai senderan ke tembok di kediamannya, Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat.

Tanpa basa-basi Kasdi langsung menendang perut istrinya dan menanyakan bapak dari bayi yang sedang dikandungnya tersebut, karena usia kandungan dengan pernikahannya tidak wajar. Sambil teriak kesakitan sang istri menjawab dan meyakinkan Kasdi bahwa anak itu darah dagingnya.

"Pelaku tetap tidak percaya, kemudian menginjak pada bagian pinggang sebelah kiri korban sebanyak berkali kali dengan menggunakan kaki. Lalu dipukul pada bagian lengan sebelah kiri sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan mengepal," kata Maruhum saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/1/2018).

Keesokan harinya Lina mengalami pendarahan dan dilarikan Puskesmas oleh keluarga, kemudian dirujuk ke RSIA Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat. Saat itu, dokter memastikan Lina mengalami pendarahan akibat tendangan dan pukulan Kasdi sehari sebelumnya.

"Setelah dilihat oleh dokter, terdapat luka memar pada bagian pinggang sebelah kiri, perut bagian depan di bawah pusar, paha sebelah kiri. Kemudian langsung dilakukan operasi cesar oleh dokter," imbuhnya.

Sayangnya, bayi yang diberi nama M Ridho itu tidak bertahan lama, ia meninggal pada Senin, 08 Januari 2018 sekira pukul 04.00 WIB diusia 3 hari. Tidak terima dengan perlakuan sang suami, Lina langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Johar Baru.

"Sekitar jam 10.00 WIB anggota Polsek Johar Baru dan Babinsa mendatangi TKP memberitahukan kepada keluarga korban bahwa jenazah jangan dimakamkan dahulu karena anggota dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan menjemput tersangka dan jenazah akan dilakukan autopsi," pungkasnya.

Hingga saat ini, penyelidikan masih sedang berlangsung dan belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Setidaknya sudah ada dua saksi yang dimintai keterangannya yakni ibu korban, Yana dan ayah korban Lupi yang sama-sama menemani korban ke rumah sakit.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement