Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rentetan Fakta di Balik Meninggalnya Bos Matahari

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Minggu, 11 Maret 2018 |12:21 WIB
Rentetan Fakta di Balik Meninggalnya Bos Matahari
Jenazah Hari Darmawan (Foto: Ist)
A
A
A

BOGOR - Berita duka datang dari salah satu pengusaha ritel di Indonesia. Kabar itu datang dari pendiri Matahari Departemen Store dan Taman Wisata Matahari (TWM) Bogor yakni Hari Darmawan.

Pria berumur 77 tahun itu ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Ciliwung, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekira pukil 06.00 WIB. pada Sabtu 10 Maret 2018.

Kabar tersebut menimbulkan tanda tanya besar masyarakat terkait penyebab kematiannya secara mengejutkan. Berikut ini Okezone akan memberikan sejumlah fakta terkait kematian Hari Darmawan.

1. Pergi Ke Villa Pribadi dengan sang Sopir

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Hari Darmawan diketahui pergi ke villa pribadinya yang berada di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogot sekira pukul 21.00 WIB pada Jumat 9 Maret 2018.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan, saat itu Hari Darmawan pergi menuju villa dengan diantar sopirnya dari kawasan Taman Wisata Matahari. 

"Sebelumnya yang bersangkutan makan bersama staf di Taman Wisata Matahari. Kemudian dia bersama sopir pribadinya pergi tempat (villa pribadinya) ini," kata Dicky, saat ditemui Okezone, Sabtu (10/3/2018).

(Baca Juga: Keluarga Almarhum Bos Matahari Mulai Padati Rumah Duka Kertha Semadi)

2. Sempat Pesan Minum ke Sopir Sebelum Hilang

Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky menyebut bahwa, Hari Darmawan sempat membaca koran di dalam villanya. Terakhir, Hari meminta kepada sopirnya untuk diambilkan minum yang ada di dalam mobil.

"Menurut sopirnya, setelah mengambil minum di mobil dan kembali ke dalam villa yang bersangkutan sudah hilang. Setelah dicari tidak ketemu," ujar Dicky.

3. Ditemukan Tewas di Sungai Ciliwung

Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky mengatakan mendapat laporan kehilangan dari sang sopir dan karyawan Hari Darmawan lainnya, petugas kepolisian dan Tim SAR gabungan pun berusaha melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

"Sempat di cari di sekitar villa tetapi tidak ketemu. Kemudian pencarian dilakukan di sungai Ciliwung dan kita temukan pukul 06.30 WIB sudah meninggal dunia dengan jarak sekitar 100 meter dari villa," kata Dicky. 

4. Keluarga Sebut Hari Darmawan Ingin Melihat Sungai Ciliwung dan Kehilangan Keseimbangan

Marketing and Creative Manager Taman Wisata Matahari Ilham Fadjriansyah menuturkan bahwa Hari Darmawan sedang beristirahat sejenak di villanya bersama sopir sebelum kembali pulang ke Taman Wisata Matahari.

Saat itu Hari penasaran dengan kondisi aliran Sungai Ciliwung yang pada sore harinya sempat mengalami peningkatan debit air. Sehingga dia ingin melihat lebih dekat yang menyebabkan terjatuh ke sungai.

"Mungkin beliau ada rasa penasaran ingin melihat arus Sungai Ciliwung deras yang tepat di tepi villa. Kemudian ada satu kecelakaan dimana terpeleset jatuh dan terbawa arus sungai," ujar Ilham.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement