nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhan Evaluasi Alutsista Pasca Kecelakaan Tank dan Tenggelamnya Kapal Cepat TNI

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 19:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 13 337 1872235 menhan-evaluasi-alutsista-pasca-kecelakaan-tank-dan-tenggelamnya-kapal-cepat-tni-7FLbw3lDPa.jpg Menhan Ryamizard Ryacudu (Foto: Sindo)

JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memastikan pihaknya akan mengevaluasi seluruh alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI,

setelah adanya insiden kecelakaan tank yang memakan korban di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah.

Tak berselang lama, alutsista berupa Kapal Motor Cepat (KMC) milik TNI AD juga tenggelam di perairan Kepuluan Seribu. Beruntungnya, sebanyak 65 penumpang kapal berhasil diselamatkan, meski kuat dugaan tenggelamnya kapal akibat kerusakan mesin.

"Ya pastilah, semua kejadian di evaluasi," tegas Ryamizard di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

 (Baca: TNI Benarkan Kecelakaan Tank di Sungai Bogowonto Purworejo yang Tewaskan 2 Orang)

Mantan KSAD ini menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan terkait dengan sejumlah kecelakaan alutsista selama sepekan terakhir. Hanya saja, ia belum mengetahui secara pasti penyebab dari kecelakaan sejumlah alutsista tersebut.

"Nanti saya cek dulu tuh, kenapa tenggalam," ucap dia.

Sebelumnya, sebuah tank dari kesatuan Batalyon Infanteri 412/Bharata Eka Sakti Purworejo tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, Sabtu 10 Maret 2018 lalu. Ironinya, tank tenggalam itu sedang membawa siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kemudian insiden berupa KMC milik Kodam Jaya dengan nomor lambung AD-16-05 tenggelam di Kepulauan Seribu, kemarin. Hingga saat ini, Pangdam Jaya belum ada rencana untuk menarik kapal tersebut ke permukaan.

Sebab, penarikan kapal tenggelam itu masih menunggu instruksi dari tim investigasi Kodam Jaya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini