JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Evita Nursanty menilai positif upaya Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengenalkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak dengan mengendarainya. Namun, ia menyayangkan TNI yang kurang memperhatikan aspek keselamatan sehingga membuat masyarakat menjadi korban saat mengalami kecelakaan.
Hal itu menyusul adanya kecelakaan tank jenis M113A1 milik TNI Angkatan Darat yang tenggelam saat sedang mengangkut sekira 20 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK Sindurjan Purworejo saat sedang melaksanakan outbond pada Sabtu, 10 Maret 2018 di Sungai Bogowonto.
"Itu positif dan ada sisi edukasi disana. Itu juga membuat masyarakat lebih dekat dengan TNI. Namun begitu, sangat disayangkan karena sepertinya kurang serius dalam mempertimbangkan aspek-aspek keselamatan," ujar Evita kepada Okezone, Selasa (13/3/2018).
(Baca Juga: Pratu Randi Korban Kecelakaan Tank Dikenang Sosok Pendiam dan Baik Hati)
Salah satu aspek keselamatan yang diabaikan, menurut Evita adalah membawa anak-anak masuk ke dalam tank menuju sungai yang tentunya konturnya labil dan arus sungai yang cukup deras. Akibatnya, tank tersebut terperosok ke dalam lapisan dasar sungai tersebut.