nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gus Yahya Jadi Pembicara di Israel, Jokowi: Itu Urusan Pribadi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 15:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 12 337 1909682 gus-yahya-jadi-pembicara-di-israel-jokowi-itu-urusan-pribadi-dKiLcOyhZ9.jpg Presiden Jokowi saat Hadiri Pengkajian Muhammadiyah (foto: Antara)

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal polemik Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang menjadi pembicara di forum Yahudi Amerika di Israel atau America Jewish Commitee (AJC) Global Forum di Israel.

Diketahui, Gus Yahya merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang belum lama dilantik menggantikan posisi Hasyim Muzadi yang telah wafat. Sementara, pemerintah tidak pernah memiliki hubungan diplomatik dengan negara penjajah Palestina itu.

Jokowi-JK Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan UIII di Depok Presiden Jokowi (foto: Antara)

Jokowi menegaskan, kapasitas Gus Yahya menyambangi Jerusalem atas nama pribadi, bukan berdasarkan kapasitasnya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

"Itu adalah urusan pribadi. Beliau menyampaikan urusan pribadi, karena beliau diundang sebagi pembicara di Israel," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/6/2018).

Lebih lanjut, Kepala Negara mengatakan bahwa Gus Yahya juga menyampaikan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dalam forum Israel Council on Foreign Relations (ICFR).

"Beliau belum pulang, intinya juga untuk berikan dukungan pada Palestina," ujar Jokowi.

Jokowi Lantik Yahya Cholil Staquf Menjadi Anggota Wantimpres Menggantikan Almarhum KH Hasyim Muzadi Jokowi Lantik Yahya Cholil Staquf Menjadi Anggota Wantimpres (foto: Antara)

Kunjungan Gus Yahya ke Jerusalem menuai kecaman dan kemarahan dari kalangan pembela Palestina, meski menyatakan lawatan itu tidak mewakili posisinya sebagai anggota Wantimpres ataupun Nadhlatul Ulama.

Masyarakat yang membela Palestina menyayangkan lawatan Gus Yahya berlangsung saat militer Israel membombardir demonstran Palestina di Jalur Gaza. Lebih dari 120 demonstran Palestina tewas dan 3.700 lainnya luka-luka.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini