nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hawa Dingin Menusuk Tulang, Warga Dieng Buat Perapian

Taufik Budi, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 22:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 06 512 1919097 hawa-dingin-menusuk-tulang-warga-dieng-buat-perapian-qmDO0o5os8.jpg Warga Dieng saat bikin perapian (foto: Taufik / inews)

BANJARNEGARA - Warga dataran tinggi Dieng Jawa Tengah harus membuat perapian untuk mengusir hawa dingin. Menjelang malam, suhu di kawasan Dieng mencapai 10 derajat celsius dan diperkirakan terus menurun hingga dini hari nanti.

"Sudah sejak Maghrib tadi kami berkumpul di belakang rumah, buat api-api (perapian). Kami sekeluarga duduk mengilingi api biar enggak kedinginan. Meski sudah pakai jaket dan penutup kepala tetap saja dingin," ujar Aldi Fajar, warga Desa Leksana Kecamatan Karangkobar, Jumat (6/7/2018) malam.

Menurut warga yang tinggal sekira 18 kilometer dari puncak Dieng itu, cuaca beberapa hari terakhir relatif cerah dan bintang terlihat jelas menghias angkasa. Meski demikian, udara terasa sangat dingin hingga warga terutama anak-anak harus mengenakan pakaian untuk menghangatkan badan.

 Dieng

"Setiap sore kita siapkan kayu untuk membuat api unggun, lalu sehabis Maghrib kumpul mengelilingi api biar enggak kedinginan. Sebenarnya cuaca cerah dan engga ada hujan, tapi kok dinginnya luar biasa. Tadi pagi 11 derajat celsius, mungkin nanti dini hari akan lebih dingin lagi," tuturnya yang duduk bersama anak-anak di sekitar api unggun.

Warga lainnya, Imron Rosyadi menambahkan, meski udara sangat dingin, namun ketika pagi aktivitas warga berjalan normal. Sebagian besar warga yang berprofesi sebagai petani juga kembali ke ladang untuk memeriksa tanaman kentang.

"Ya ketika ke ladang ya pakai jaket biar enggak dingin. Di sini itu biasa, kalau ke ladang pakai jaket. Jadi sudah tak asing lagi warga mencangkul di ladang juga memakai jaket. Warga memakai jaket dan sarung itu sudah jadi ciri khas di sini," ucapnya sambil tertawa.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini