nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eritrea dan Ethiopia Akhiri Perang yang Telah Berlangsung Selama 20 Tahun

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 10 Juli 2018 13:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 10 18 1920334 eritrea-dan-ethiopia-akhiri-perang-yang-telah-berlangsung-selama-20-tahun-YCYVb4iGpO.jpg Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed. (Foto: Reuters)

ASMARA – Ethiopia dan Eritrea menandatangani "Deklarasi bersama untuk perdamaian dan persahabatan" di Ibu Kota Asmara. Deklarasi ini secara resmi mengakhiri perang antara dua negara bertetangga itu sekaligus meningkatkan kerja sama dalam bidang politik, ekonomi, keamanan dan sosial budaya.

Deklarasi tersebut juga akan membuka perdagangan dan jalur transportasi antara kedua negara serta menyambung kembali hubungan diplomatik Ethiopia-Eritrea.

BACA JUGA: PM Ethiopia Selamat dari Serangan Granat yang Tewaskan Satu Orang

Perdana Menteri Abiy Ahmed menjadi kepala negara Ethiopia pertama yang mengunjungi Eritrea, mengesampingkan situasi “tidak perang dan tidak berdamai” yang terjadi antara kedua negara selama dua dekade terakhir.

“Dalam pertemuan mereka, para pemimpin sepakat untuk memulihkan hubungan dan melanjutkan penerbangan dengan maskapai kedua negara. Selain itu, mereka setuju untuk berpartisipasi dalam pengembangan pelabuhan, ” demikian diwartakan kantor penyiaran negara, Ethiopian Broadcasting Corporation sebagaimana dilansir Middle East Monitor, Selasa (10/7/2018).

BACA JUGA: Eritrea, negara paling alergi media

Setelah normalisasi hubungan yang menyudahi 20 tahun situasi kebuntutan, kedua negara juga akan bersama-sama mengembangkan pelabuhan di pantai Laut Merah Eritrea.

Eritrea memisahkan diri dari Ethiopia pada 1993.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini