Tito Karnavian Sebut 25 Kasus Politik Uang Sedang Ditangani Polri

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 19 Juli 2018 21:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 19 607 1924740 tito-karnavian-sebut-25-kasus-politik-uang-sedang-ditangani-polri-brggGZHc2z.jpg

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan satuan tugas anti politik uang telah memproses 25 kasus pelanggaran politik uang selama gelaran Pilkada Serentak 2018. Hal itu disampaikan Kapolri saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, Kamis (19/7/2018).

"Jumlah tindak pidana politik uang yang telah diteruskan dari Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) ada 25 kasus," kata Tito di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2018).

Tito menjelaskan dari 25 kasus itu 11 diantaranya sudah selesai penyelidikannya dan sudah masuk ke tahap penyidikan. Selain itu sebanyak tiga kasus sudah P21 atau hasil penyidikan dinyatakan sudah lengkap, dan sembilan kasus masih pada tahap penyelidikan. Dua kasus, lanjut Tito dihentikan karena tidak cukup bukti.

Salah satu kasus yang dilaporkan, kata Tito, adalah kasus gratifikasi calon Bupati Garut dan anggota KPUD dan Panwaslu di Garut, Jawa Barat. Saat ini kasus itu sudah masuk ke tahap persidangan.

"Empat tersangka telah ditetapkan dan sudah dilaksanakan tahap kedua tanggal 25 April 2018. Dan saat ini proses persidangan sedang berjalan," ucap Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu berharap penyidikan kasus yang ditangani polisi bisa berhasil memberjkan efek jera agar masyarakat tak melakukan politik uang selama proses pesta demokrasi berlangsung.

"Kita harapkan ini bisa memnerikan efek deterrent kepada yang lain dalam melakukan money politic," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini