nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geledah Sukamiskin, KPK Periksa Kamar Wawan Adik Ratu Atut dan Fuad Amin

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 19:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 25 525 1927330 geledah-sukamiskin-kpk-periksa-kamar-wawan-adik-ratu-atut-dan-fuad-amin-uB8puENCQt.jpg Lapas Sukamiskin (Foto: Ist)

BANDUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeladah Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Rabu (25/6/2018). KPK melakukan penggeledahan tersebut sejak pukul 14.45-18.30 WIB.

Dalam penggeledahan di Blok Atas Barat itu, penyidik KPK memeriksa kamar yang dihuni napi Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan dan terpidana kasus korupsi dana APBD Kabupaten Bangkalan dan suap jual beli gas alam, Fuad Amin Imron. Saat digeledah, Wawan tengah berada di dalam lapas.

Plt Lapas Sukamiskin Bandung, Kusnali mengatakan, Fuad Amin saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit, dengan pengawalan dari petugas Lapas Sukamiskin. Saat OTT KPK beberapa waktu lalu, Fuad juga tidak ada di kamarnya.

"Dua kali sehari, siang dan malam. Diminta juga fotonya dan pengawalnya biar kita tahu kondisi seperti apa," terang dia.

Plt Kalapas Sukamiskin Kusnali (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

KPK menyasar dua kamar tersebut lantaran pada OTT beberapa waktu lalu, keduanya terkunci.

 "Betul tadi kedatangan KPK didampingi polisi maksud dan tujuannya untuk membuka kamar dua orang napi atas nama Wawan (adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah-red) dan Fuad Amin," ujar Kusnali saat ditemui usai penggeledahan.

Dalam penggeledahan tersebut, Kusnali menuturkan pihak KPK membawa beberapa barang bukti dari kamar terpidana Wawan.

"Mereka membawa tiga kontainer plastik, yang isinya berkas," ungkapnya.

Kusnali mengatakan, tiga kontainer yang berisi dokumen tersebut diambil dari kamar Wawan. Sementara di kamar Fuad Amin, pihak KPK tidak mengambil satu barang bukti apapun.

Penyidik KPK saat menggeledah Lapas Sukamiskin. (Foto: CDB Yudistira/Okezone)

"Kondisi kedua kamar pun tidak ada apa (fasilitas mewah) kamar biasa saja," ungkapnya.

Selain melakukan penggeledahan di dua kamar itu, pihak KPK juga menyambangi lokasi bekas saung yang berada di dalam lapas. Setelah itu pihak KPK pun membuka segel ruang kerja kalapas, yang sebelumnya telah disegel KPK usai OTT.

(Baca Juga : Para Napi Kaya di Lapas Sukamiskin Pasrah Saungnya Dibongkar)

"Tidak ada yang diambil (ruang kerja kalapas). Tadi juga dibongkar ada brankas berisi anggaran lapas. Ruangan kalapas dan dua kamar yang sebelumnya disegel. Saat ini sudah bisa dimanfaatkan kembali juga," terang dia.

(Baca Juga : Saung di Lapas Sukamiskin Dibongkar, Sanusi: Kita Jadi Sengsara!)

"Untuk kamar napi, dapat kembali bisa dimanfaatkan setelah sebelumnya disegel. Dua kamar itu diisi oleh napi yang bersangkutan," imbuhnya.

(Baca Juga : Setelah 4 Jam, KPK Rampung Geledah Lapas Sukamiskin)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini