Terungkap Dari Mimpi Sahabat
Menurut Yuyun, kasus kematian Risma bermula dari mimpi seorang sahabat korban bernama Mona (31). Dari cerita Mona kepada dirinya, korban datang melalui mimpi untuk memberi kabar, bahwa korban sudah lagi tidak hidup di dunia.
"Jadi ada teman perempuannya yang dimimpiin. Ibaratnya korban minta tolong jenazahnya ditemuin. Nah si teman perempuannya ini ngabarin ke dua teman pria yang juga kenal sama korban. Mereka datang ke kontrakan pas Sabtu kemarin (11/8/2018)," paparnya.
Kemudian, Mona menceritakan mimpi tersebut kepada dua orang teman pria Arga dan Deni untuk mengecek kerumah korban dari mimpinya itu. Saat tiba di kontrakan, pintu pagar kediaman ibu dua anak ini dalam keadaan digembok sehingga kedua teman korban masuk ke teras dengan cara memanjat pagar.

Setelah mendobrak pintu, kedua teman Risma kaget karena menemukan jasad temannya sudah membengkak dan menghitam. Arga, seorang teman yang mendobrak pintu lalu berlari ke pos ronda yang terletak sekira 10 meter dari lokasi kejadian.
"Si Arga ini lari sambil teriak 'Ada mayat, ada mayat!' ke pos ronda. Karena dia teriak seperti itu langsung langsung saya tanya di mana mayatnya. Habis itu dia bilang di kontrakannya bu Risma," imbunya.
Mengetahui peristiwa pembunuhan itu, warga langsung menghubungi pihak kepolisian dn pihak kepolisian pangsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
(Awaludin)