"Di lingkungan Katolik jarang aktif karena kesibukannya. Kalau saya kontak, pak Peter keseringan sedang berada di luar kota, jadi tidak bisa ikut. Tapi jika ada waktu, beliau pasti datang," papar Maryanti.
Peter Kasenda, sejarawan yang juga tim tenaga ahli di BPIP, ditemukan sudah tak bernyawa di kediamannya di Perumahan Sarigaperi, Jatibening Baru, Pondokgede, Kota Bekasi, pada Senin (10/9/2018) pagi. Pria kelahiran Bandung itu diperkirakan sudah wafat 4 hari sebelumnya. Peter diketahui sudah tidak bisa dihubungi sejak pulang dari kantor, Kamis, 6 September malam.
Jenazah Peter Kasenda rencananya akan dimakamkan esok hari di Pondok Rangon, Jakarta Timur, sekira pukul 12.00 WIB, usai misa pelepasan yang dimulai pukul 10.00 WIB.
(Rachmat Fahzry)