Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarawan Peter Kasenda Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

Wijayakusuma , Jurnalis-Selasa, 11 September 2018 |19:10 WIB
Sejarawan Peter Kasenda Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung
Peter Kasenda semasa hidup pernah menulis buku soal Sukarno. Foto: Okezone/Wijayakusuma
A
A
A

BEKASI – Hasil visum RS Polri Kramat Jati menyatakan bahwa sejarawan sekaligus penulis, Peter Kasenda (61), meninggal dunia akibat serangan jantung.

Jenazah Peter sendiri tiba di rumah duka RS Elisabeth, Jalan Raya Narogong, Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, sekira pukul 24.00 WIB.

"Hasil dari visum dokter, jantung. Hasil visum sudah diserahkan ke pihak keluarga," kata Darmawan, pengurus Gereja Katolik Lingkungan Santa Angela Merici kepada Okezone di rumah duka, Selasa (11/9/2018).

Menurutnya, pihak keluarga tidak mengetahui jika Peter mengalami masalah pada jantungnya. Keluarga hanya mengetahui Peter memiliki riwayat penyakit gula dan asam urat.

"Tidak pernah mendengar sama sekali. Hanya sering mengeluh soal gulanya saja. Kemarin mendengar gulanya sangat tinggi, sampai 500," ujar Darmawan.

Foto: Okezone/Wijayakusuma

Sementara adik kandung Peter, Tineke yang masih terlihat syok, terus berada di samping peti jenazah sang kakak tercinta. Perempuan beranak dua itu bahkan sempat beberapa kali mengalami pingsan.

"Pak Peter dan adiknya, hanya dua bersaudara. Adiknya ini sudah lama tidak komunikasi. Makanya kemarin pas datang, minta-minta maaf di hadapan jenazah," kata Maryanti, istri Darmawan yang juga pengurus gereja.

Sebagai jemaat, kata dia, Peter jarang aktif dalam setiap kegiatan gereja, dikarenakan kesibukan yang dimilikinya. Meski demikian, bila waktu sedang memungkinkan, Peter selalu menyempatkan diri untuk hadir.

"Di lingkungan Katolik jarang aktif karena kesibukannya. Kalau saya kontak, pak Peter keseringan sedang berada di luar kota, jadi tidak bisa ikut. Tapi jika ada waktu, beliau pasti datang," papar Maryanti.

Peter Kasenda, sejarawan yang juga tim tenaga ahli di BPIP, ditemukan sudah tak bernyawa di kediamannya di Perumahan Sarigaperi, Jatibening Baru, Pondokgede, Kota Bekasi, pada Senin (10/9/2018) pagi. Pria kelahiran Bandung itu diperkirakan sudah wafat 4 hari sebelumnya. Peter diketahui sudah tidak bisa dihubungi sejak pulang dari kantor, Kamis, 6 September malam.

Jenazah Peter Kasenda rencananya akan dimakamkan esok hari di Pondok Rangon, Jakarta Timur, sekira pukul 12.00 WIB, usai misa pelepasan yang dimulai pukul 10.00 WIB.

(Rachmat Fahzry)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement