nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penonton Drama Tersambar Kereta, Menhub Minta PT KAI Beri Santunan

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 23:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 10 519 1976103 penonton-drama-tersambar-kereta-menhub-minta-pt-kai-beri-santunan-2Swx22RSae.jpg (Foto: Bramantyo/Okezone)

BOYOLALI - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan bela sungkawa terkait insiden jatuhnya warga dari jembatan atau Viaduk saat tengah menyaksikan drama kolosal 'Surabaya Membara' yang digelar di depan Tugu Pahlawan, Jalan Pahlawan, Surabaya, tertabrak kereta pada Jumat 9 November 2018 malam.

Menurut Menhub, pihaknya telah memerintahkan Dirjen Perkeretaapian untuk memberikan santunan terhadap korban meninggal dunia.

"Pertama kami ucapkan bela sungkawa yang Sedalam-dalamnya atas musibah tersebut. Dan saya sudah memerintahkan Dirjen Kereta Api untuk memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia," jelas Menhub saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Solo, Sabtu (10/11/2018).

Baca Juga: Polisi Akhirnya Periksa Panitia dan PT KAI soal Surabaya Membara

Kereta Surabaya

Untuk mencegah agar insiden itu tak terulang kembali, Menhub meminta agar semua, terutama pihak yang menggelar acara dekat dengan jalur kereta, agar berkoordinasi terlebih dahulu dengan PT Kereta Api Indonesia.

Termasuk pada pihak PT Kereta Api Indonesia untuk selalu waspada terhadap keselamatan masyarakat. Sekalipun kereta memiliki jalur perlintasan sendiri.

"Kami himbau pada semua pihak, terutama yang menggelar acara di dekat jalur kereta, bisa berkoordinasi lebih intensif dengan pihak Kereta api," tandasnya.

Seperti diketahui, sedikitnya tiga orang meninggal dan 19 lainnya terluka karena tersambar dan terjatuh dari atas jembatan saat tengah menyaksikan drama kolosal 'Surabaya Membara' yang digelar di depan Tugu Pahlawan, Jalan Pahlawan, Surabaya.

Sebanyak 19 orang terluka itu dirawat di tiga rumah sakit yang berbeda, yaitu RS Soetomo, RS Soewandhi dan Rumah Sakit PHC Surabaya.

Menteri Perhubungan

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tak Akan Santuni Korban 'Surabaya Membara', Ini Alasannya

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini