Kunjungi Arab Saudi, Menlu Inggris Desak Perang Yaman Dihentikan

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 12 November 2018 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 12 18 1976660 kunjungi-arab-saudi-menlu-inggris-desak-perang-yaman-dihentikan-Tqxwuy4xSC.jpg Menlu Inggris, Jeremy Hunt. (Foto: Reuters)

LONDON – Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt akan mengunjungi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin untuk menekan Riyadh untuk mengakhiri perang di Yaman dan mendesak para pemimpin kerajaan Petrodolar itu untuk bekerja sama dalam penyelidikan pembunuhan jurnalis, Jamal Khashoggi.

Kunjungan Hunt dilakukan di saat Arab Saudi tengah dalam sorotan terkait kematian warga sipil akibat serangan udara koalisi di Yaman. Riyadh juga tengah menuai kritik dan kecaman, bahkan ancaman sanksi internasional atas pembunuhan Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul Oktober lalu.

BACA JUGA: PBB: Serangan Udara Koalisi Saudi di Yaman Kemungkinan Termasuk Kejahatan Perang

"Biaya perang manusia di Yaman tidak terhitung: dengan jutaan pengungsi, kelaparan, dan penyakit meluas dan bertahun-tahun pertumpahan darah, satu-satunya solusi sekarang adalah keputusan politik untuk menyisihkan senjata dan mengejar perdamaian," kata Hunt dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Senin (12/11/2018).

"Jadi hari ini saya bertolak ke Teluk untuk menuntut agar semua pihak berkomitmen untuk proses ini."

Kementerian luar negeri Inggris mengatakan, Hunt akan bertemu Raja Salman bin Abdulaziz, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Pangeran Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir, Wakil Presiden Yaman Ali Mohsen dan Menteri Luar Negeri Khaled Al Yamani selama kunjungannya.

Hunt akan menjadi menteri Inggris pertama yang berkunjung ke Arab Saudi setelah pembunuhan Khashoggi sebulan yang lalu. Dia juga akan meminta otoritas Saudi untuk berbuat lebih banyak guna memberikan keadilan dan akuntabilitas kepada keluarga Khashoggi.

BACA JUGA: Jet Tempur Inggris Dominasi Konflik di Yaman

“Komunitas internasional masih bersatu dalam ketakutan dan kemarahan atas pembunuhan brutal Jamal Khashoggi sebulan lalu. Jelas tidak dapat diterima bahwa situasi sebenarnya di balik pembunuhannya masih belum jelas, ” kata Hunt.

"Kami mendorong pihak berwenang Saudi untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan Turki terkait kematian Khashoggi, sehingga kami dapat memberikan keadilan bagi keluarganya dan dunia yang melihat."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini