nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wawan Bantah Suap Kalapas Sukamiskin untuk Kencani Artis di Hotel

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 17:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 06 337 1987720 wawan-bantah-suap-kalapas-sukamiskin-untuk-kencani-artis-di-hotel-xJiX8PMgGi.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diany, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) membantah telah menyuap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen untuk menginap di sebuah hotel daerah Bandung, Jawa Barat, bersama seorang artis.

"Klien saya membantah tentang tuduhan jaksa seakan-akan klien saya telah memberikan uang atau fasilitas kepada terdakwa (Wahid Husen)‎, termasuk membantah menginap di hotel bersama wanita," kata kuasa hukum Wawan, Tubagus Sukatma kepada Okezone, Kamis (6/12/2018).

Menurut Sukatma, bantahan Wawan telah disampaikan ‎di depan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika menjadi saksi saat proses penyidikan kasus suap jual-beli fasilitas mewah dan sejumlah perizinan di Lapas Sukamiskin, Bandung.

"Dan kita akan klarifikasi lagi nanti di pengadilan ketika dipanggil sebagai saksi," sambung Sukatma.

(Baca juga: Izin Berobat, Suami Airin Suap Kalapas untuk Kencani Wanita di Hotel)

wa

‎Sebelumnya, narapidana kasus suap hakim MK, Tubagus Chaeri Whardana alias Wawan diduga menyuap Kepala Lapas (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husen untuk menginap bersama seorang artis di Hotel daerah Bandung, Jawa Barat.

Jaksa penuntut umum pada Komisi Pembera‎ntasan Korupsi (KPK) M Takdir Suhan membenarkan hal tersebut sesuai dengan surat dakwaan Wahid Husen. Hanya saja, artis yang diduga menginap di hotel bersama Wawan tidak disebut di dalam dakwaan.

"Iya (artis) pokoknya sesuai surat dakwaan. Nggak disebut, soalnya engga kaitan dengan Wahid. Hanya diperhalus (artisnya) teman wanita Wawan," ungkap Jaksa Takdir kepada Okezone.

(Baca juga: Ketegaran Airin Tanggapi Isu Suaminya Bersama Wanita Lain di Hotel)

Berdasarkan sumber internal Okezone, artis yang diduga dikencani oleh Wawan di hotel Bandung berinisial 'F'. Sayangnya, sumber tersebut enggan membuka terang nama artis yang diduga dikencani oleh Wawan.

Dalam surat dakwaan yang diterima Okezone, Wawan menyuap Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen senilai Rp63 juta. Uang suap tersebut diberikan Wawan e Wahid Husen untuk mendapat ‎kemudahan dalam hal pemberian izin keluar masuk Lapas selama beberapa kali.

airin

Awalnya, pada tanggal 5 Juli 2018 dalam Wawan mendapat izin bentuk Izin Luar Biasa (ILB) dengan alasan mengunjungi ibunya yang sedang sakit di Serang. Padahal Wahid mengetahui bahwa izin keluar dari Lapas tersebut sengaja disalahgunakan oleh Wawan untuk pergi menginap di Hotel Hilton Bandung selama 2 hari.

Tak hanya itu, Wahid Husen juga memberikan kemudahan dalam pemberian izin berobat ke rumah sakit pada tanggal 16 Juli 2018. Padahal, Wahid mengetahui izin tersebut disalahgunakan oleh Wawan untuk menginap di luar lapas.

Dalam dakwaan disebutkan, Wawan dibawa keluar Lapas Sukamiskin ‎menggunakan ambulans yang disupiri oleh Staf Keperawatan lapas, Ficky Fikri ke parkiran rumah sakit. Namun, setibanya di parkiran Wawan pindah mobil yang telah menunggunya.

Selanjutnya, Wawan bersama Ari Arifin selaku orang kepercayaannya menuju rumah milik kakaknya, Atut.‎ Wawan dan Ari Arifin melanjutkan perjalanan ke Hotel Grand Mercure Bandung. Wawan kemudian menginap di hotel tersebut bersama teman wanitanya.

Dalam perkara ini, Mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen dan anak buahnya yang merupakan PNS Lapas Sukamiskin, Hendry Saputra didakwa bersama-sama menerima suap dari tiga narapidana kasus korupsi.

Ketiga narapidana yang diduga menyuap Wahid Husein yakni, Fahmi Dharmawansyah, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, serta Fuad Amin Imron.

Wahid Husen didakwa menerima satu unit mobil jenis Double Cabin 4x4 merk Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal mer Kenzo, satu tas clutch bag merk Louis Vuitton dan uang senilai Rp39.500.000 dari Fahmi Darmawansyah.

Kemudian, Wahid juga menerima uang dari Wawan sejumlah Rp63.390.000. Sedangkan dari fuuad Amin, Wahid menerima uang sebesar Rp71.000.000 dan mendapatkan fasilitas peminjaman mobil ‎serta penginapan di Hotel Ciputra Surabaya.

Sejumlah uang suap tersebut diberikan tiga para narapidana melalui Hendry Saputra. Uang tersebut bertujuan agar para narapidana mendapatkan fasilitas istimewa di dalam Lapas Sukamiskin.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini