Puluhan Warga Bekasi Dapat Pengobatan Alternatif Gratis dari Caleg Perindo

Wijayakusuma, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 01:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 07 606 1987901 puluhan-warga-bekasi-dapat-pengobatan-alternatif-gratis-dari-caleg-perindo-DDDfEm6cjS.jpg Caleg Perindo Afry Sonny menggelar pengobatan alternatif gratis di Bekasi. (Foto: Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI – Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Perindo memberikan pengobatan alternatif gratis kepada puluhan warga di RW 03 Kampung Rawa Bugel, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan salah satu program kesehatan yang rutin dilakukan Partai Perindo.

"Kegiatan pengobatan alternatif ini baru pertama kali di wilayah sini. Sebelumnya sudah dilakukan pada dua lokasi lain, yaitu Kelurahan Teluk Pucung dan Marga Mulya," kata caleg DPRD Kota Bekasi Dapil II Bekasi Utara nomor urut 2, Afry Sonny, Kamis 6 Desember 2018.

Lebih dari 90 pasien dengan berbagai keluhan penyakit dilayani oleh tim yang didatangkan ke lokasi. Satu per satu pasien diperiksa dan diberi pengobatan dengan jangka waktu yang disesuaikan dengan penyakit yang diderita.

"Awal terdaftar 60 orang, namun pada saat pelaksanaan mencapai data akhir adalah 93 orang. Keluhan yang banyak dialami itu persendian, pengapuran, kolesterol tinggi, diabetes, stroke ringan hingga berat, serta sakit di bagian kepala dan kaki," ujar Kabid Sekretariat dan Humas DPP Rescue Perindo itu.

Adapun proses pengobatan yang dilakukan juru pengobatan Asep Gunawan, atau biasa disapa Bang Ireng, yakni menggunakan media air dan hawa panas yang disalurkan melalui tangan. Hawa panas akan masuk ke jaringan otot tubuh dan terasa sangat panas pada bagian tubuh yang bermasalah.

"Hawa panas yang disalurkan terkadang membuat peserta tidak kuat. Namun tim meminta pasien untuk berzikir dan istigfar untuk melawan rasa panas menjadi kesembuhan," jelasnya.

Meski hanya sebatas alternatif, Afry mengatakan hampir seluruh pasien merasakan efek kesembuhan usai menerima pengobatan.

"Alhamdulillah peserta pulang dengan kegembiraan karena dapat terobati dengan baik. Jadi bertambahnya pasien karena peserta yang pulang dalam kondisi sehat, bercerita kepada warga lainnya yang akhirnya datang berobat," ungkapnya.

"Seperti Pak Sunarto, pasien yang mengalami stroke di kedua kakinya. Saat datang ke pengobatan dijemput karena tidak bisa berjalan. Setelah proses pengobatan selama dua jam oleh Bang Ireng, Sunarto pulang dengan berjalan kaki tanpa dituntun Tim PASti-2 sampai rumahnya yang berjarak 1 kilometer," paparnya.

Afry menyebutkan, tidak ada obat atau ramuan yang diberikan kepada pasien usai pengobatan. Pasien hanya diberikan pengarahan terkait jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi dan yang perlu dihindari.

"Namun bagi pasien dengan stadium berat, akan kembali kita datangi satu minggu ke depan," ujar Afry.

Ia menerangkan, banyaknya permintaan masyarakat agar pengobatan alternatif diadakan di wilayahnya, membuat dia dan tim bekerja lebih keras demi mewujudkan permintaan tersebut.

"Agenda pengobatan awalnya dilakukan hanya Sabtu-Minggu, namun karena permintaan tinggi, tim kesehatan menyiapkan waktu di hari kerja. Agenda berikutnya di Kelurahan Perwira dan Harapan Jaya serta Marga Mulya pada 8 dan 9 Desember," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini