nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Endorse Kosmetik Ilegal, Via Vallen dan Nella Kharisma Akan Penuhi Panggilan Polisi

Syaiful Islam, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 18:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 17 519 1992522 endorse-kosmetik-ilegal-via-vallen-dan-nella-kharisma-akan-penuhi-panggilan-polisi-VABhgeLe4c.jpg

SURABAYA - Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim telah melayangkan surat pemanggilan terhadap enam artis yang menjadi endorsement kosmetik ilegal milik KIL, pengusaha klinik kecantikan asal warga Kediri. Pemanggilan tersebut dilakukan untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Keenam artis yang bakal dipanggil meliputi Via Vallen, Nella Kharisma, Nia Ramadhani, DK, OR dan MP. Dari keenam artis yang sudah konfirmasi akan hadir yakni Nella Kharisma, Via Vallen dan Nia Ramadhani.

Keterangan dari para endorse sangat dibutuhkan oleh penyidik untuk menuntaskan penyidikan kasus tersebut. Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan KIL sebagai tersangka.

"Kasus kosmetik ilegal memang banyak pertanyaan terkait UU yang akan diterapkan pada UU perlindungan konsumen dengan melibatkan artis sebagai endorse. Kami melakukan pemanggilan terhadap artis-artis itu, baru dua yang konfirmasi VV dan NK," terang Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (17/12/2018).

Sedangkan NR melalui pengacaranya meminta jadwal ulang. Jika para artis tidak memenuhi panggilan pertama, pihaknya akan mengirimkan surat kembali untuk pemanggilan yang kedua. Sebab keterangan dari mereka dangat penting karena hasil dari pemeriksaan atau gelar dari saksi ahli sangat penting mengundang saksi (artis).

(Baca Juga: Endorse Kosmetik Ilegal, Nella Kharisma dan Via Vallen Akan Diperiksa Polisi)

"Kasus ini menjadi prioritas kami dalam penanganannya. Jika panggilan satu dan dua tidak datang (para artis), ya kita bawa supaya jelas. Para artis perlu kooperatif, jagan takut. Karena asas praduga tak bersalah kami jungjung tinggi. Minggu ini baru pemanggilan pertama," ungkapnya.

Luki menambahkan, pihaknya menghimbau pada para artis yang menjadi endorse harus paham apakah produk tersebut asli atau tidak. Tidak boleh sembarangan mengendorse sebuah produk untuk meningkatkan penjualan.

"Untuk dampaknya (dari pemakaian kosmetik ilegal) kita tetap masih menunggu hasil dari labfor dan badan pom karena mengandung zat mercury. Kita kembangkan asal usul dari mana barang tersebut. Saat ini tersangkanya satu, dan masih kita kembangkan. Kita lihat saja nanti," tandas Luki.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini