JAKARTA - Mantan Ketua DPR, Setya Novanto (Setnov) mengakui ikut membahas proyek listrik 35 ribu megawatt yang merupakan program pemerintah. Pembahasan itu terjadi di kediaman mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih bersama Direktur Utama (Dirut) PT PLN, Sofyan Basir.
Awalnya, Setnov membuka pembicaraan dengan Sofyan Basir terkait kelanjutan program 35 ribu megawatt yang dinilainya masih berjalan lambat. Kata Setnov, Sofyan Basir berjanji akan menjelaskan kendala dalam program tersebut.
Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Setnov saat bersaksi dalam perkara dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek pembangunan PLTU Riau-1 untuk terdakwa Eni Maulani Saragih.
"Saya bilang dari targetnya pemerintah, khusunya presiden umumkan 35 ribu megawatt. Itu kok baru sampai 12 ribu megawatt, apa diperlambat? Oh enggak nanti saya akan jelaskan Pak Nov, kapan punya waktu nanti saya akan datang," beber Setnov di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).
(Baca juga: Kotjo Akui Dapat Keuntungan Dua Kali Lipat dari Proyek PLTU Riau-1)