
Mantan Ketua Fraksi Golkar itu menyatakan bahwa pertemuan kembali berlanjut antara Sofyan Basir, Eni Saragih dan Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Supangkat Iwan Santoso. Setnov mengklaim, pertemuan itu bukan atas inisiasinya.
Setnov menjelaskan, pada pertemuan kedua, Sofyan menyampaikan bahwa proyek listrik pemerintah baru berjalan 27 ribu megawatt. Padahal, target pemerintah untuk proyek listrik harus mencapai 35 ribu megawatt.
"Saya bilang kalau gitu, kalau memang baru segini, ini juga supaya bapak Presiden, bapak (Sofyan Basir) bikin (pengumuman) di koran supaya masyarakat juga tahu," tuturnya.
Terpidana perkara korupsi proyek e-KTP itu juga mengaku sempat mempertanyakan mengenai tender proyek PLTGU Jawa III, di Gresik, Jawa Timur, yang dibatalkan padahal telah muncul pemenang lelang. Kata Setnov, Sofyan telah membatalkan pemenang lelang karena PLN telah mampu mengerjakan proyek tersebut sendiri.
Setnov menyangkal bahwa dirinya meminta proyek PLTGU Jawa III. Menurut Setnov, dirinya hanya mempertanyakan prosedur penggarapan proyek PLTGU yang hanya dikerjakan oleh PLN sendiri.