nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Battery Tower, 1 Pelaku Tewas Ditembak

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 16:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 08 340 2001580 polisi-tangkap-komplotan-pencuri-battery-tower-1-pelaku-tewas-ditembak-KkmeYihwzt.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MAKASSAR - Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan terlibat saling kejar menggunakan mobil saat melakukan penangkapan komplotan pencuri batterey tower milik Telkomsel Selasa (8/1/2019) sekitar pukul 03.00 Wita dinihari tadi.

Personel gabungan tim Khusus Polda Sulsel bersama dengan personel Jatanras Polres Maros melakukan penangkapan terhadap empat orang pelaku yang sudah mencuri batterey tower di wilayah Hukum Polsek Mandai Maros.

loading...

Dalam pengejaran ini ada empat orang tersangka yang diamankan yakni, Zulkifli alias Kifli dan Rahmat Anwar Guntur alias Nua, Rezki Saripudding alias Pudding dan Rudi Bin Kamaruddin alias Rudi

 (Baca juga: Kejar-kejaran di Tol bak Film Action, Polisi Tembaki Mobil Pencuri Battery Tower)

Panit Timsus Aipda Artenius MB mengatakan penangkapan terhadap pelaku dugaan tindak pidana pencurian Batterey tower milik Telkomsel dimana kerugian mencapai ratusan juta rupiah di wilayah Maros dan Takalar.

"Bahwa berdasarkan laporan polisi tersebut Tim gabungan mulai melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi tentang keberadaan satu pelaku (Kifli) sedang berada di rumahnya di Jalan Baji Minasa Makassar," kata Arten kepada Okezone, Selasa (8/1/2019)

 dd

Kemudian setelah diamankan, Kifli menunjuk lokasi keberadaan temannya yaitu Nua yang juga tinggal tidak jauh dari rumah Kifli.

"Kedua tersangka kemudian dibawa untuk penunjukan keberadaan kawannya yang lain yaitu Rudu," jelas Arten.

 (Baca juga: Nyolong Motor, Penjual Nasgor Ambruk Ditembak Polisi)

Setelah mendapat informasi tersebut, personel gabungan segera menuju ke tempat Rudi yang menjadi otak melakukan pencurian tersebut di Maros. Saat hendak ditangkap, tersangka Rudi bergegas naik ke mobil dan langsung melarikan diri menggunakan mobil avanza warna silver menuju arah Makassar.

Saat memasuki jalan tol, mobil pelaku berhasil dihentikan dengan menembak ban mobil pelaku.

"Kemudian kami lakukan pengejaran dan dilakukan tembakan keudara untuk menghentikan laju kendaraan tersangka. Namun tetap saja mengemudikan kendaraan nya dengan kecepatan tinggi," ungkap Arten

 sss

Sehingga kata Arten dilakukan tembakan pada kaca mobil dan ban mobil tersebut. Dan tepat di jalan Ir. Sutami mobil pelaku terhenti.

"Tepatnya di pinggir jalan tol kendaraan tersebut berhenti karena mengalami pecah ban dan masuk ke dalam selokan," ungkap Arten

Kemudian tim pun segera mengevakuasi Rudi dan kawannya yang bernama Pudding. Dimana pada saat itu kedua tersangka mengalami luka tembak ketika terjadi pengejaran tersebut.

Selanjutnya kedua tersangka di bawa ke RS. Bhayangkara Mappaouddang untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawa Rudi tidak dapat tertolong dan meninggal dunia ketika dibawa menuju ke rumah sakit.

Adapun luka tembak yang dialami tersangka Rudi mengalami luka tembak masuk punggung kiri sebanyak 1 tembakan dan luka tembak pada dada bagian kiri sebanyak 2 kali. Selanjutnya luka tembak betis kanan sebanyak 1 kali.

Sementara Pudding, mengalami luka tembak pada punggung sebanyak 1 kali dan luka tembak pada paha kiri sebanyak 1 kali. Dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini