Caleg Perindo Ajarkan Warga Bekasi Bikin Ayam Goreng Tepung dan Martabak

Wijayakusuma, Jurnalis · Jum'at 11 Januari 2019 19:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 11 606 2003276 caleg-perindo-ajarkan-warga-bekasi-bikin-ayam-goreng-tepung-dan-martabak-6n4TqTnIB4.jpg Kelas masak bersama caleg DPR Perindo Eko Sriyanto di Jatiasih, Bekasi. Foto: Okezone/Wijayakusuma

BEKASI – Calon legislatif (caleg) Partai Perindo kembali berbagi ilmu wirausaha kepada kaum ibu rumah tangga di Kampung Pondok Benda Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Jadi hari ini kita mengajarkan ilmu wirausaha melalui cooking class (kelas masak-red) kepada ibu-ibu warga Jatirasa di RT 02 RW 01. Kita mengajarkan membuat fried chicken (ayam goreng-red) dan martabak manis," kata caleg DPR RI Dapil VI (Kota Bekasi-Depok), Henky Eko Sriyantono, Jumat (11/1/2019).

Pantauan Okezone, para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan. Mereka menilai pelatihan menjadi dasar ilmu sebelum ke dunia wirausaha.

"Alhamdulilah ibu-ibu di sini warganya cukup antusias, karena program ini sangat bermanfaat dan belum pernah ada program semacam ini. Mereka sadar akan dampak ilmu, begitu mereka dapat, maka bisa digunakan sebagai wirausaha ataupun mengurangi uang jajan dari anaknya," paparnya.

Foto/Okezone

Henky menjelaskan alasannya memberi ilmu ayam goreng tepung ala Amerika Serikat. Selain modal yang murah, usaha bisa dilakukan di rumah.

"Jadi misalkan mereka punya modalnya hanya Rp50ribu, itu bisa. Jadi mereka jualan di depan rumah. Ini bisa dilakukan. Jadi kami memang memilih menu yang kami ajarkan yang memang modalnya dari kecil," tuturnya.

"Tapi tentunya kami dari Partai Perindo komit bahwa visinya adalah untuk Indonesia sejahtera, tentunya kami akan memperhatikan hal tersebut supaya UMKM di Indonesia terutama warga-warga yang sudah kami lakukan pembinaan, itu bisa maju di dalam usahanya," kata pria yang akrab disapa Cak Eko itu.

Perindo akan terus memberikan pembinaan terkait cara mengelola dan memasarkan usaha dari para peserta. Cak Eko bilam, hal itu untuk mendorong peningkatan usaha, sehingga bisa menyerap banyak tenaga kerja.

"Selanjutnya kami dorong mereka menjadi UMKM naik kelas. Karena dengan mereka naik kelas, nantinya akan membutuhkan banyak karyawan. Nah, di situlah penciptaan lapangan pekerjaan akan terwujud dari program yang kami lakukan," katanya.

Foto/Okezone

Dudung Prilaksono, caleg DPRD Provinsi Jabar Dapil VIII (Kota Bekasi-Depok), menambahkan bahwa Jawa Barat memiliki banyak potensi kuliner.

"Kuliner sudah banyak di Jawa Barat khususnya di Kota Bandung, tapi sekarang ini memang pemilikannya sudah mulai berubah. Jadi perlu adanya suatu pembangunan masyarakat ekonomi, memberikan stimulasi-stimulasi supaya mereka itu berwirausaha, dari seluruh lapisan masyarakat," kata dia.

Meski demikian, para pelaku usaha dituntut untuk memiliki kualitas yang mumpuni agar bisa bersaing secara global.

"Tentunya ini perlu kualitas, nanti akan kami berikan semacam sertifikasi. Pada dasarnya bahwa Indonesia harus sejahtera dan Jawa Barat menjadi barometer perekonomian Indonesia," tegasnya.

Foto/Okezone

Soal pemasaran, Dudung mengatakan para peserta diberikan pelatihan melalui program digital marketing yang memanfaatkan teknologi. Program pemberdayaan UMKM ini diakui akan terus digalakkan untuk memperkenalkan budaya berwirausaha kepada masyarakat.

"Ya kita coba mulai dari bawah, sehingga kalau nantinya sudah membudaya, ini akan menjadikan Indonesia sejahtera," imbuhnya.

Salah satu peserta, Lianti mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan kelas masak. Ia merasakan banyak manfaat yang diterimanya dari pelatihan tersebut.

"Kita sangat merasakan manfaatnya berupa penambahan ilmu di bidang kuliner. Fried chicken yang tadinya kita tidak bisa bikin crispy, sekarang bisa. Dan martabak yang tadinya kita tidak tahu cara membuatnya, sekarang tahu," ujarnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini