Rawan Longsor Susulan, Pencarian Korban Longsor di Wonosobo Dihentikan

Taufik Budi, iNews.id · Senin 21 Januari 2019 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 512 2007465 rawan-longsor-susulan-pencarian-korban-longsor-di-wonosobo-dihentikan-BMLGiVdLS5.jpg Longsor di Wonosobo (Foto: Taufik Budi/Okezone)

WONOSOBO – Pencarian korban longsor di Wonosobo Jawa Tengah dihentikan menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Dikhawatirkan terjadi longsor susulan sehingga mengancam ratusan petugas gabungan yang tengah melakukan pencarian korban.

“Pukul 14.10 WIB semua anggota ditarik mundur. Berhubung terjadi hujan deras sehingga ditakutkan ada longsor susulan,” kata seorang relawan penanggulangan bencana (RPB) Madiasto, Senin (21/1/2019).

Dia mengatakan, satu orang korban bernama Mardiyo (60) yang tertimbun longsor hingga kini belum ditemukan. Warga Windusari RT 1/4 DesaTlogojati itu diduga tertimbun longsor saat tengah mandi tempat pemandian umum di belakang rumahnya, pada Sabtu 19 Januari 2019.

“Berdasarkan keterangan warga pada pukul 10.00 WIB, korban yang diduga tertimbun tanah longsor habis dari makam bersama dua orang rekannya. Pada pukul 10.30 WIB tiga orang itu mandi di kali yang berlokasi di sebelah permukiman penduduk dengan tebing yang curam,” ceritanya.

Baca Juga: Sedang Mandi di Belakang Rumah, Kakek Mardiyo Tertimbun Tebing Longsor

Longsor

Kemudian, pada pukul 11.00 WIB dua warga tersebut pulang terlebih dahulu dan meninggalkan korban. Sekira pukul 11.00 WIB mendadak terjadi tanah longsor dari tebing setinggi kurang-lebih 20 meter yang disertai batu-batu besar berjatuhan.

“Sampai saat ini sudah dilakukan pencarian dari berbagai informasi juga belum pulang ke rumah. Hingga siang ini juga masih nihil, korban belum berhasil ditemukan. Kendala utama adalah batu besar, dan alat berat juga sudah dikerahkan,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Wonosobo, Kompol Sutomo, mengatakan, terdapat ratusan orang yang dikerahkan untuk mencari korban. Mereka menggunakan peralatan seadanya untuk menggali dan membongkar bebatuan yang jatuh dari tebing.

“Hasil dari koordinasi (berbagai instansi) pencarian dilanjutkan besok. Mulai besok sampai empat hari ke depan, personel TNI dan Polri setiap harinya akan dikerahkan masing-masing 15 anggota,” tuturnya.

Longsor

Baca Juga: Jalan Lintas Nasional Bireuen-Takengon di Aceh Putus Diterjang Longsor

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini