Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR: Rotasi Kabareskrim Hal Lazim untuk Regenerasi

Muhamad Rizky , Jurnalis-Selasa, 22 Januari 2019 |14:25 WIB
DPR: Rotasi Kabareskrim Hal Lazim untuk Regenerasi
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Salah satunyanya rotasi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim).

Posisi yang dijabar Komjen Arief Sulistyanto itu digantikan Irjen Idham Azis, yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis. (Baca Juga: Rotasi Pati Polri: Kapolda Metro Jaya Jadi Kabareskrim)

Menurut Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil, rotasi di tubuh Polri merupakan hal biasa untuk regenerasi kepemimpinan.

"Idham Aziz memang (sempat) disebut-sebut menjadi Wakapolri, tapi kemudian batal dan kemudian sekarang muncul lagi sebagai Kabareskrim. Saya menilai bahwa proses itu hal yang biasa yang lazim. Itu kan proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh kepolisian," kata Nasir saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (22/1/2019).

Irjen Idham Aziz

Selama di bawah kepemimpinan Arief, Nasir kurang melihat kinerja Bareskrim secara optimal. Bahkan, Arief terkesan lambat dalam menuntaskan kasus.

"Iya memang Kabareskrim sebelumnya belum ada gerakan-gerakannya yang cukup membuat daya kejut gitu ya, dibandingkan misalnya Buwas (Budi Waseso) yang waktu itu cukup 'buas' (saat) jadi (Kabareskrim). Kabareskrim yang lama memang agak lambat dan saya enggak tau kenapa beliau tidak bekerja maksimal," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement