nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir di Gowa Sebabkan 2.121 Warga Mengungsi

Antara, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 11:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 23 609 2008204 banjir-di-gowa-sebabkan-2-121-warga-mengungsi-cKRJbet5KA.jpg Banjir Sulsel (Okezone)

GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memperbaharui data korban banjir yang telah mengungsi ke beberapa tempat yang telah disiapkannya. Rabu (23/1/2019) pagi, jumlahnya mencapai 2.121 jiwa.

"Data yang baru kami terima dari anggota di lapangan total pengungsi yang terdata di beberapa titik itu sudah 2.121 orang," ujar Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Gowa mengutip laman antaranews.

 Baca juga: Bupati Gowa Turun Langsung Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Pallangga

Dirinya mengatakan, korban banjir tersebar di 13 titik, di antaranya, Masjid Baiatul Jihad Tompobalang sebanyak 70 jiwa, Kelurahan Samata (200 jiwa), Masjid Mangngalli (200 jiwa), Puskesmas Pallangga (21 jiwa).

 https://img-z.okeinfo.net/okz/500/library/images/2019/01/23/mrrwres8lcbf0z3vd05k_21184.jpg

Selain itu, ada juga yang mengungsi di Kantor camat Pallangga (56 jiwa), BTN Pallangga Mas (33 jiwa), Puskesmas Kampili (6 jiwa), Mesjid Nurul Iman Yabani Bonto Ramba, Somba Opu (94 jiwa). Pasar Sungguminasa (600 Jiwa), Gardu Induk PLN Sungguminasa (40 jiwa), Pandang-pandang (120 Jiwa), Bukit Tamarunang (160 jiwa) serta Kompleks RPH Tamarunang (521 Jiwa).

Adnan mengatakan, semua pengungsi korban banjir ini sudah ditangani oleh tim penanggulangan bersama yang terdiri dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di dalamnya.

 Baca juga: Banjir Menerjang Gowa, 6 Orang Meninggal Dunia

"Pertama yang kami lakukan memastikan keselamatan warga, kemudian kami bawa ke titik-titik pengungsian. Para warga kemudian diperiksa kesehatannya lalu dibuatkan dapur umum," katanya.

Bencana, bencana banjir dan tanah longsor akibat meluapnya air Sungai Jeneberang di kawasan Bendungan Bili-Bili menyebabkan setidaknya, 6 orang warga meninggal dunia, yakni, bocah Akram Al Yusran (3) warga Pangkabinanga, Rizal Lisantrio (48) warga BTN Batara Mawang, Sarifuddin Dg Baji, serta satu bayi dan 2 korban longsor yang belum terindentifikasi.

 Baca juga: Ratusan Warga Gowa Dievakuasi, Masih Banyak yang Terjebak Banjir

Selain enam korban meninggal karena banjir, empat warga lainnya juga dinyatakan mengalami luka-luka serta 10 orang lainnya hilang.

Selain itu, musibah tersebut menyebabkan 4 jembatan penghubung terputus, salah satunya jembatan Bongaya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini