nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir-Longsor di Gowa: 11 Orang Meninggal, Puluhan Lainnya Belum Ditemukan

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 07:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 24 609 2008643 banjir-longsor-di-gowa-11-orang-meninggal-puluhan-lainnya-belum-ditemukan-DIRPZRprIt.jpg Banjir dan longsor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR – Jumlah korban tertimbun longsor di Dusun Pattiro, Desa Patallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tercatat 11 orang meninggal dunia. Sementara puluhan lainnya dilaporkan belum ditemukan. Data tersebut sebagaimana yang telah dihimpun Posko Induk Pasar Minasamaupa hingga hari ini, Kamis (24/1/2019).

Sementara baru 5 orang yang sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Mereka adalah Dg Sada (65), Lina (29), dan Ulfa (2). Selanjutnya dua lagi Yuni (11) dan Nurkifayah (21) yang ditemukan sebelum Tim SAR datang.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kondisi medan yang sulit dan beberapa akses jalan terputus mempersulit evakuasi Tim SAR. Petugas gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, Basarnas, Tagana, dan Satpol PP.

(Baca juga: Banjir di Gowa Sebabkan 2.121 Warga Mengungsi)

"Ada alat berat belum berfungsi maksimal. Ada tertimbun longsor sekira 20 orang yang tertimpa longsor. Alhamdulillah kita temukan sebanyak 5 orang hari ini," ungkapnya.

Sebelumnya, Adnan menyebut ada 6 warga yang meninggal dunia akibat musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.

(Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

Masing-masing adalah dua bayi yakni Akram Ali Yusran (3) dan satunya lagi belum teridentifikasi. Keduanya meninggal dunia karena kedinginan.

Selain itu ada yang meninggal karena tersengat listrik. Korban atas nama Rizal Nisantrio (44), tersengat listrik di BTN Batara Mawang, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

(Baca juga: 3 Korban Longsor di Gowa Ditemukan Tewas Berpelukan)

Selanjutnya 2 orang dewasa meninggal di Kecamatan Bungaya, belakang Pasar Sapaya, atas nama Syarifuddin dan Dg Baji. Kedua korban belum diketahui penyebab meninggalnya.

Korban banjir dan longsor tersebut menambah jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Gowa menjadi 11 orang hingga saat ini.

Berdasarkan data yang diterima dari posko sekira pukul 21.00 Wita kemarin masih ada puluhan warga yang belum ditemukan akibat tertimbun longsor.

Warga yang tertimbun belum ditemukan di Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju yakni Mansyur (45), Lallo, Rahmatiah (45), Daeng Lobo, Yana (10), Nurjannah (33), Asni (35), Sukma (45), Nurhipayah (20), dan bocah Sikran (1).

Selanjutnya Daeng Bina (65), bocah Rahul (1), Rapi (30), Basma (40), Bulan (15), Isra (30), dan Daeng Suji (40).

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini