JAKARTA - Eka Tjipta Widjaja terlahir dengan nama Oei Ek Tjhong pada tahun 1921 di Quanzhou, Provinsi Fujian (Hokkian), Tiongkok. Dia adalah putra dari seorang pedagang yang berpusat di Sulawesi.
Berdasarkan data dari Wikipedia menuliskan, Eka Tjipta Widjaja pindah ke Indonesia ketika berusia 9 tahun, dan mulai menjual biskuit pada usia 17 tahun, hingga akhirnya dinobatkan salah satu orang terkaya di Indonesia.
Diketahui, Eka Tjipta tercatat memiliki total kekayaan hingga miliar-an dollar Amerika berkat ketekunannya menggarap lebih dari 50 proyek properti, mulai dari perumahan, hotel, komplek kawasan industri, lapangan golf, pusat perbelanjaan, dan masih banyak lagi yang lainnya.
(Baca juga: Pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja Meninggal Dunia)
Namun, kesuksesan pengusaha properti ini ternyata bukan tanpa rintangan. Bisnis yang dibangun pun selalu bangkrut, sampai akhirnya beliau berinisiatif untuk memulai usaha di bidang perkebunan, yang juga sempat surut karena kebijakan pemerintah kolonial Jepang waktu itu, lalu akhirnya berekspansi ke industri properti.

Namun, berkat ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, pria yang hanya lulusan Sekolah Dasar (SD) itu berhasil menaklukkan segala tantangan bisnisnya. Beliau bahkan didapuk sebagai orang terkaya ketiga di Indonesia versi majalah Globe Asia 2008.
(Baca juga: Jenazah Eka Tjipta Widjaja Disemayamkan di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto)
Dan kini, Eka Tjipta Widjaja menghembuskan nafas terakhirnya di usia 98 tahun, yang sebelumnya sang istri, Trini Dewi Lasuki, meninggal dunia pada Senin 6 Februari 2017. Trini menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah Trini langsung disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto. Jenazah akan disemayamkan beberapa hari di rumah duka.
Setelah diadakan pembahasan internal keluarga Widjaja, mereka memutuskan untuk melakukan pemakaman pada Senin 13 Februari 2017 di pemakaman keluarga di Karawang, Jawa Barat.
(Awaludin)