
Rudi yang juga merupakan Ketua DPW Partai Perindo Sumut itu menyebutkan, fogging merupakan langkah awal mereka untuk mencegah terjadinya kasus DBD, namun masyarakat lah sesungguhnya yang harus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menjalankan pola hidup sehat, untuk mengantisipasi terjangkitnya mereka dari DBD.
"Kalau tidak ditindaklanjuti, maka apa yang kita lakukan hari ini akan sia-sia. Makanya kita harus berkolaborasi melawan DBD ini. Kita solid kita pasti bisa," tukasnya.
Sementara itu, Donna Yulietta Siagian mengatakan, dalam kegiatan fogging itu, sebanyak ratusan rumah di radius 2 kilometer mereka asapi untuk memastikan tidak lagi ada nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD, yang siap menjangkiti masyarakat.
Namun mereka cukup miris melihat kondisi permukiman masyarakat yang berada di gang sempit tanpa drainase yang baik. Dimana kondisi itu membuat daerah itu kerap dilanda banjir jika musim penghujan tiba.
"Miris kita, kondisi lingkungan masyarakat membuat mereka sangat dekat dengan DBD. Pemerintah Daerah harus lebih peduli dengan menyediakan drainase yang baik untuk warga,"sebutnya.