
"Kita juga prihatin dengan sempitnya akses jalan ke rumah warga. Bahkan kita tadi sampai harus bertabrak-tabrakan dengan warga saat fogging tadi. Saya enggak kebayang kalau terjadi kebakaran di sini, bagaimana bisa cepat pemadamannya. Pemerintah kota harus bertindak cepat sebelum ada korban jiwa. Saya sebagai perempuan miris sekali. Apalagi disini banyak ibu-ibu dan anak-anak," tandasnya.
Kegiatan baik sosial kesehatan berupa fogging ini sendiri merupakan satu dari sekian banyak program sosial yang sudah diluncurkan Perindo. Bahkan program fogging sudah dijadikan program nasional.
Selain fogging, masih ada program bantuan lainnya. Diantaranya Gerobak Perindo, pengobatan gratis, bantuan kapal nelayan, Betor Perindo.
(Awaludin)