KUPANG – Sebuah bangunan sekolah satu atap (Satap) Tunas Harapan di Kelurahan Manutapen, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara (NTT) roboh karena longsor yang terjadi pada, Jumat 1 Februari 2019, sekira pukul 09.00 Wita. Meskipun tidak sempat menimbulkan korban jiwa, ambruknya dua ruang kelas gedung sekolah itu telah berakibat kepada kerugian material yang cukup.
"Ada satu ruang kelas dan satu ruang kantor sekolah yang terkikis dan roboh. Di dalamnya ada sejumlah perangkat berupa komputer dan laptop serta printer," kata Kepala Sekolah Satu Atap Tunas Harapan Yonisius Nenabu di Kupang, Sabtu (2/2/2019).
Longsor yang terjadi itu akibat banjir dan hujan yang melanda daerah tersebut dalam sepekan terakhir. Air pun mengikis fondasi sekolah itu dan akhirnya ambruk. Karena kondisi tersebut, menurut Yonisius, para siswa diliburkan mengingat kondisi cuaca hujan dan angin kencang masih terus terjadi.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak komite sekolah untuk meliburkan para siswa. Kami tak mau ambil risiko korban jiwa," katanya.
