Emak-Emak Jadi Pendulang Suara Caleg Perindo Syafril Nasution

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 09 Februari 2019 04:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 09 606 2015605 emak-emak-jadi-pendulang-suara-caleg-perindo-syafril-nasution-n8OOEDPSqp.jpg Syafril Nasuition memberikan pendidikan politik di Semarang (Foto: Taufik/iNews)

SEMARANG - Emak-emak menjadi bagian penting untuk memenangkan Partai Perindo pada Pemilu 2019. Mereka tak hanya memiliki jurus-jurus pemikat untuk menarik calon pemilih, tetapi juga mengawal setiap sosialisasi yang dilakukan Caleg DPR RI, Syafril Nasution.

Tiga perempuan dengan pakaian batik warna merah ini pun sibuk melayani warga yang berdatangan untuk mengikuti pendidikan politik oleh Syafril Nasution, di Desa Padaan Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang. Dengan cekatan, tangan mereka beragam perlengkapan seperti kalender, stiker, hingga contoh surat suara.

Ketiganya adalah Risty Dwi Yulika Putri, Cici Anggoro, dan Eva, yang masing-masing tercatat sebagai warga Pabelan. Mereka bertekad ikut berjuang memenangkan Perindo karena dinilai terbukti mengusung program kerakyatan.

Pembagian gerobak menjadi bukti mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Selain itu di bidang kesehatan, terdapat fogging dan ambulans gratis. Sementara bagi anak muda, Perindo kerap hadir untuk membantu kegiatan olahraga.

Emak-emak menjadi bagian penting bagi Partai Perindo

(Baca Juga: Strategi Semburan Fitnah pada Pilpres 2019 Dinilai Akan Gagal)

Beragam kalangan berhasil mereka dekati dan menyatakan dukungan setelah mengetahui visi misi yang diusung Perindo. Mereka pun semakin aktif bergerak menggalang massa, dengan melibatkan calon pemilih dari kalangan ibu-ibu dan generasi milenial.

“Kita mendekati remaja. Kalau remaja itu biasanya kan senang dengan olahraga misalnya lomba voli, sepakbola, makanya kita gabung bareng,” kata Risty yang terbilang paling muda di antara ketiga relawan perempuan yang siap memenangkan Syafril Nasution, Sabtu (9/2/2019).

Perempuan berparas ayu yang baru dipersunting pujaan hatinya itu mengatakan, terus mendorong anak-anak muda meningkatkan kreativitas. Selain di bidang olahraga, banyak anak muda yang tertarik mengembangkan hobi teknologi hingga menjadi sumber penghasilan.

“Terus mendorong anak muda untuk lebih kreatif lagi. Nah di sini Perindo memberi dukungan, makanya anak muda yang rata-rata pemilih pemula condong ke Perindo. Visi misi Perindo sejalan dengan anak-anak muda,” terang dia.

“Banyak komunitas yang ikut bergabung ke Perindo. Di antara kita juga rindu kita kenal Pak Syafril. Dan dulu waktu even olahraga beliau juga hadir memberikan dukungan. Makanya nanti pada Pileg juga akan sepenuhnya mendukung beliau,” tambahnya seraya tersenyum.

Sementara Cici Anggoro mengaku telah mendekati kaum ibu-ibu. Menurutnya, dengan kedekatan emosional sesama perempuan dapat dengan mudah untuk menyampaikan visi misi partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut.

“Kenapa kita rela menjadi relawan Perindo, karena kita ingin rakyat kecil naik kelas. Kita sudah tahu bahwa Perindo tak sekadar janji tapi sudah terbukti. Program-programnya jelas full kerakyatan,” ujar Cici sambil menata contoh surat suara.

“Kita juga door to door ke rumah untuk bicara dengan ibu-ibu. Alasan kita merekrut ibu-ibu karena itu lebih mudah. Sesama perempuan kan bahasannya sama makanya bisa lebih dekat. Intinya kita menangkan partainya, sekaligus suara untuk Pak Syafril,” kata dia.

Syafril Nasution, yang juga Wakil Ketua Umum Partai Perindo, menyampaikan, optimisme bisa terpilih pada Pileg 2019. Selain suara perempuan, dia juga telah jauh hari membuat struktur tim pemenangan hingga tingkat tempat pemungutan ssuara (TPS).

“Ini kita bertemu dengan para relawan kita, sekaligus mennyampaikan tata cara mencoblos. Karena banyak warga yang belum tahu gambarannya seperti apa surat suara nanti. Kita juga menyiapkan saksi untuk mengawal suara di tiap-tiap TPS,” ujar Syafril.

Pendidikan politik bagi calon pemilih sangat diperlukan agar warga bisa menggunakan hak pilih secara benar. Terlebih pada Pemilu serentak kali ini tak hanya memilih calon wakil rakyat yang duduk di DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, tetapi juga sekaligus mencoblos calon presiden calon wakil presiden.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini