Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kota Depok Terancam "Banjir" Sampah

Wahyu Muntinanto , Jurnalis-Rabu, 13 Februari 2019 |21:30 WIB
 Kota Depok Terancam
TPA Cipayung sudah memprihatinkan (foto: Wahyu/Okezone)
A
A
A

DEPOK - Kota Depok terancam banjir sampah, karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung seluas 11 hektar kian memprihatinkan, dimana untuk saat ini gunungan sampah di lokasi tersebut sudah mencapai ketinggian 20 meter.

Mengingat hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana akan membuang ke ke Tempat Pengelolaan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut-Nambo di Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Namun rencana itu harus kandas karena TPPAS Regional Lulut-Nambo baru beroperasi tahun 2020, padahal Depok sudah memohon kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar diizinkan membuang sampah mulai tahun ini karena kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung sudah melebihi kapasitas.

"Bukan gagal, tapi ditunda. Pembangunan fisik untuk mesin pengelolaan waste to energy baru selesai akhir tahun ini. Sesuai dengan Perda yang ada, TPA Nambo baru bisa dimanfaatkan kalau mesin pencacah itu sudah selesai," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad di Kecamatan Sawangan, Rabu (13/2/2019).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement