nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dishub DKI Akan Bongkar Polisi Tidur yang Langgar Ketentuan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 13:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 338 2017850 dishub-dki-akan-bongkar-polisi-tidur-yang-langgar-ketentuan-QjnInHqXh5.jpg Polisi tidur. (Ist)

JAKARTA – Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan membongkar polisi tidur di jalanan Ibu Kota yang melanggar ketentuan. Adapun regulasi itu mengacu pada Pasal 2 Permenhub 82 Tahun 2018 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pengguna Jalan.

"Yang dibangun kita pun, juga kita evaluasi. Sanksi sejauh ini kita hanya lakukan penyesuaian. Artinya, kita bongkar jika asal. Tidak ada sanksi hukum," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, saat dikonfirmasi, Kamis (14/2/2019).

Sigit mengimbau amasyarakat Ibu Kota yang hendak membangun polisi tidur untuk menghubungi Suku Dinas Perhubungan di wilayah masing-masing. Dengan begitu, akan tercipta polisi tidur yang tidak mengancam keberadaan para pengendara yang melintas.

"Karenanya kami mengimbau kepada masyarakat proses pembangunan itu sendiri tidak membahayakan," tuturnya.

Polisi tidur (Ist)

Adapun jenis polisi tidur yang boleh dibangun di jalan berdasarkan Permenhub Pasal 2 tahun 2018, yakni polisi tidur speed bump dikhususkan untuk area parkir, jalan privat, dan jalan di lingkungan terbatas dengan kecepatan operasional di bawah 10 kilometer per jam.

Jenis polisi tidur ini dibuat dengan ketinggian maksimal 12 sentimeter, lebar bagian atas minimal 15 sentimeter, serta kelandaian 15 persen.

(Baca Juga : Pemprov DKI Siapkan Pergub soal Pemberian Dana Pembangunan untuk Masyarakat)

Kemudan, polisi tidur jenis speed table, diperuntukkan bagi kawasan penyeberangan dan jalan-jalan lokal yang memiliki batas kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.

Spesifikasi polisi tidur speed table harus dibuat dengan ketinggian maksimal 9 sentimeter, lebar 660 sentimeter, dan kelandaian 15 persen. Tak hanya itu, seluruh jenis polisi tidur wajib diwarnai kombinasi hitam dan kuning atau putih.

(Baca Juga : Tak Berizin, Anies Minta Pusat Kuliner di Pulau Reklamasi Segera Dibongkar)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini