nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polres Tanjungpinang Tangkap Seorang Terduga Muncikari Prostitusi Online

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Kamis 14 Februari 2019 15:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 14 340 2017932 polres-tanjungpinang-tangkap-seorang-terduga-muncikari-prostitusi-online-g7hAFXnEWN.jpg psk (Ist)

TANJUNGPINANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang dikabarkan menangkap terduga pelaku seorang muncikari prostitusi online di Tanjungpinang, Kamis (14/2/2019). Hingga kini identitas pelaku belum diketahui karena masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tanjungpinang.

 Baca juga: 2 Muncikari Vanessa Angel Masih Buron, Polisi: Identitas Sudah Didapat

Informasi yang dihimpun, pelaku seorang perempuan yang diduga menjajakan dan menawarkan kliennya melalui pesan singkat Whatsapp atau telepon kepada pelanggan. Pelaku berhasil diringkus oleh Tim Cyber Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Polisi turut memintai keterangan beberapa orang yang diduga sebagai klien pelaku. Penangkapan pelaku terungkap setelah diduga prostitusi online mulai marak di Tanjungpinang.

 Baca juga: Sebelum Ditangguhkan, Muncikari Vanessa Angel Keluhkan Sesak dan Sakit Kepala

"Satu orang yang ditangkap diduga terkait kasus prostitusi online. Sekarang masih diperiksa di Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," ujar salah seorang petugas di Satreskrim Polres Tanjungpinang.

 Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie F (bunga Ashab)

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie membenarkan adanya penangkapan seorang terduga pelaku mucikari. Alie mengatakan, saat ini pelaku sedang diperiksa untuk meminta keterangan lebih lanjut.

 Baca juga: Fakta Ratusan Pelajar Dijual di Grup LINE 'TK Manjyaah', Pelakunya Masih Remaja!

Namun, sayangnya, Alie belum mau membeberkan kronologi terkait penangkapan pelaku. "Benar kita ada menangkap seorang pelaku, sekarang masih dimintai keterangan dan dikembangkan dulu," kata Alie.

Dikatakannya, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku. Alie meminta waktu untuk mengungkap kasusnya sebelum dirilis ke media. "Besok lah kita ekspos ya. Sabar ya, masih kita dalami dulu biar utuh informasinya," ujar Alie.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini