Hal itu, kata HT, akan memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ketinggalan untuk bisa tumbuh dan naik kelas, dari bawah ke tengah, yang tengah bisa ke atas.
“Jumlah masyarakat produktif akan meningkat pesat, sehingga tercipta lapangan kerja yang lebih besar, pembayar pajak yang lebih banyak,” tutur pria yang telah memberikan kuliah umum di 200 lebih perguruan tinggi se-Indonesia itu.
Lewat berbagai program percontohan, Partai Perindo berupaya membangun kesejahteraan masyarakat yang ketinggalan. Misalnya, melalui pemberian 100.000 Gerobak Perindo secara gratis disertai pembinaan dan pelatihan.

Guna meningkatkan produktivitas petani, partai berlambang rajawali ini memberikan bantuan mesin perontok padi, alat pertanian lainnya, bibit dan pupuk. Adapun, untuk nelayan, Partai Perindo mendirikan koperasi, membantu revitalisasi perahu, alat keselamatan dan alat tangkap.
Partai yang dideklarasikan 7 Februari 2015 ini pun aktif memberikan berbagai pelatihan keterampilan untuk bekal masyarakat mencari pekerjaan atau berwirausaha, misalnya melalui program cooking class (kelas memasak-red).