nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nyolong Motor Lagi, Residivis Ini Ambruk Ditembak Polisi

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 22 Februari 2019 21:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 22 525 2021642 nyolong-motor-lagi-residivis-ini-ambruk-ditembak-polisi-aPNkdOL9Rh.jpg Foto: Okezone

BANDUNG - Pelarian Cucu Muhamad Herman atau yang lebih kenal Herman warga asal Garut, pelaku tindak pidana spesialis pencurian sepeda motor, akhirnya berakhir di balik jeruji ruang tahanan Polsek Andir, Kota Bandung.

Dirinya bahkan harus di buat pincang polisi, setelah kakinya ditembak polisi karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.

"Yang bersangkutan kami berikan tindakan tegas dan terukur karena mencoba kabur saat akan diamankan," kata Kapolsek Andir Kompol Dadang, Jumat (22/2/2019).

Herman bukanlah pemain lama dalam pencurian sepeda motor. Dirinya juga merupakan seorang residivis atas kasus yang sama. Herman ditangkap di wilayah Kecamatan Andir saat melakukan aksi pencuriannya, pada Rabu 20 Februari 2019 kemarin.

Berawal saat adanya laporan masyarakat terkait banyaknya kejadianya pencurian sepeda motor, di wilayah Andir, tim Unit Reskrim yang dipimpin AKP Nazruddin, melakukan "Kring Serse" guna mencari pelaku.

 penam

Di tengah-tengah patroli, anggota polisi melihat pelaku yang saat itu tengah membawa motor. Polisi yang curiga mencoba menghampiri pelaku. Namun saat itu, pelaku malah menghindar dan mencoba kabur.

Polisi sempat berikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan pelaku. Akhirnya petugas terpaksa berikan tindakan tegas untuk melumpuhkan pelaku.

Sesaat setelah diamankan, polisi langsung lakukan pengembangan untuk mencari barang bukti sepeda motor hasil curian Herman. Alhasil, polisi berhasil amankan 10 kendaraan motor.

"Pelaku ini menyembunyikan hasil curiannya di wilayah Kabupaten Garut," ucapnya.

Dalam melakukan aksinya, pelaku dalam seminggu dapat tiga kali beraksi. ‎Tak butuh waktu lama, dengan kunci buatan miliknya Herman hanya membutuhkan waktu tak kurang dari satu menit.

 ss

Alasan pelaku, untuk melakukan pencurian hanya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. ‎Kini Herman pun harus mempertangungjawabkan perbuatannya. Polisi ancam pelaku dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Herman bakal di penjara paling singkat lima tahun penjara.

Dalam ungkap kasus ini, pihak Polsek Andir juga langsung memberikan sepeda motor hasil curiannya kepada masyarakat yang menjadi korban. Warga pun berterimakasih atas penindakan dan gerak cepat polisi dalam menangkap pelaku.

"Terimakasih kepada pihak kepolisian, yang telah menindak laporan dan menangkap pelaku dengan cepat," ujar warga, yang bernama Dewi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini