Petinggi PKS Ramai-Ramai Membelot ke Garbi, Akankah Jadi Partai Politik Baru?

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 26 Februari 2019 16:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 02 26 606 2023072 petinggi-pks-ramai-ramai-membelot-ke-garbi-akankah-jadi-partai-politik-baru-B8X1POqYhQ.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) jadi fenomena sendiri jelang perhelatan Pemilu 2019. Gerakan tersebut disinyalir muncul usai adanya konflik internal di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Garbi merupakan gerakan berbentuk organisasi masyarakat (ormas) yang diinisiasi sekelompok mantan elite PKS seperti Anis Matta, Fahri Hamzah, Mahfudz Siddiq, Jazuli Juwaini, Sukamta, Mahfudz Abdurahman hingga almarhum Taufik Ridlo.

Tak heran, banyaknya tokoh besar dalam ormas itu memunculkan spekulasi bahwa Garbi akan menjadi partai politik. Meskipun beberapa tokoh semisal Fahri Hamzah sudah membantahnya beberapa waktu lalu.

Garbi sudah memiliki kepengurusan di Kalimantan Timur, Jawa Timur serta 22 provinsi lainnya. Terbaru, ormas ini akan menggelar deklarasi kepengurusan di DKI Jakarta pada Minggu, 3 Maret 2019 di Epicentrum Walk Rasuna Kuningan.

Sejumlah tokoh diundang dalam deklarasi tersebut, diantaranya Ketua MPR Zulkifli Hasan, Penggagas Garbi Nasional yaitu Fahri Hamzah, Mahfudz Siddiq dan berbagai tokoh lainnya baik nasional maupun DKI.

Menurut undangan yang diterima, Deklarasi Garbi Ibukota turut mengundang juga tokoh-tokoh seperti Gatot Nurmantyo, Fadli Zon, Aburizal Bakrie, Tommy Soeharto, M Sohibul Iman, Anies Baswedan, Eddy Soeparno, Prasetio Edi M, Din Syamsuddin, Fauzi Bowo, M Taufik.

Kemudian ada nama Selamat Nurdin, Lulung Abraham Lunggana (Haji Lulung), M Ongen Sangaji, Eko Purnama Patrio, Rizal Mallarangeng, Santoso, Hasbiallah Ilyas, Abdul Azis, Hasan Aminuddin, M Ali Reza, Sahrianta Tarigan, Syakir Purnomo, Sylviana Murni, Fahira Idris, Sabam Sirait, Mahfudz Sidik, Ahmad Zainuddin, Sutriyono, Rofi Munawar, A Zairofi, Dite Abimanyu, Rifkoh Abriani, Triwisaksana, Rois Hadayana, hingga Sumarno.

Ketua Harian Garbi Ibukota, Hidayat Matnoer mengatakan bahwa kehadiran Garbi Ibukota adalah fenomena kebangkitan anak-anak muda Jakarta dalam menyambut bonus demografi Indonesia 2030.

"Garbi adalah saluran aspirasi anak muda yang bertekad menyatukan Indonesia dalam bingkai kebhinekaan untuk menjadikan Indonesia negara terpandang di dunia," Kata Hidayat, Selasa (26/2/2019).

Saat dikonfirmasi, Hidayat Matnoer menjelaskan nama-nama tokoh tersebut adalah usulan dari teman-teman anak muda garbi, panitia deklarasi mengusahakan untuk menghadirkan para undangan tersebut sebagai aspirasi dari para Garbiers muda. Adapun kehadiran tokoh-tokoh tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini